Menu

Mode Gelap

Blog · 26 Mei 2024 02:12 WIB ·

A-PPI Siap Turunkan Perwakilan Untuk Aksi Tolak Revisi RUU


 A-PPI Siap Turunkan Perwakilan Untuk Aksi Tolak Revisi RUU Perbesar

Tanggamus Kabarmetro.co,-

A-PPI siap turunkan perwakilan dari Jabodetabek akan adanya aksi tolak revisi RUU penyiaran di gedung DPR/MPR RI hal ini di sampaikan oleh ketua umumnya (Ketum) Ade Julhaidir, Sabtu (25/05/24).

Adanya wacana aksi tolak revisi RUU oleh organisasi jurnalis di gedung DPR RI, Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (A-PPI) akan menurunkan perwakilan nya yang ada di wilayah Jabodetabek, seperti di sampaikan oleh ketum Ade Julhaidir.

 

” Perwakilan Jabotabek saja” katanya singkat saat kami konfirmasi via WhatsApp, apakah A-PPI akan menurunkan perwakilannya.

 

Adapun Aksi penolakan dijadwalkan akan digelar pada hari Senin, 27 Mei 2024 sekitar pukul 09.00 WIB dengan titik kumpul di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta. rilis info ini telah beredar di group-group WhatsApp para Jurnalis.

JAKARTA, — 25 Mei 2024
Terkait Rancangan Undang-undang (RUU) Penyiaran yang terus bergulir, nampaknya akan semakin kencang mendulang sorotan publik juga perlawanan serta kritik keras dari kalangan para Aktivis Pers dan jutaan element Organisasi Pers lainnya di seluruh Nusantara. Baik itu dari Pers Mahasiswa, Pers Rakyat, bahkan Lembaga-lembaga Pers lainnya, dapat dipastikan akan terus membesar bak bola salju yang kian deras bergerak menggulung dan siap menghantam kebijakan konyol berencana penguasa dengan adanya indikasi akan melakukan pengesahan RUU Penyiaran berdampak kontroversial.

Padahal, banyak pihak menilai kalau nantinya Undang-Undang Penyiaran tersebut di sahkan, itu artinya sama saja dengan pemerintah sudah membuat alat untuk kejahatan dengan membungkam Kebebasan Pers.

Demikian juga perlawanan yang tersimpulkan, dari adanya pertemuan Organisasi Pers, serta gabungan Pers Mahasiswa, Rakyat dan Organisasi Pro Demokrasi, di Jakarta yang telah merumuskan pernyataan sikap bersama, pada Kamis, (23/5/2024) kemarin.

 

“Kami semua menolak seluruh pasal pembungkaman kebebasan pers dan kebebasan berekspresi dalam RUU Penyiaran,” demikian isi dari hasil pertemuan tersebut.

 

Kalangan Pers Mahasiswa dan Rakyat dengan tegas menolak pasal-pasal bermasalah dalam revisi Undang-Undang Penyiaran yang tengah direncanakan di DPR RI. Pasal-pasal bermasalah tersebut jelas akan dapat membungkam Kebebasan Pers dan Kebebasan Berekspresi di Republik Indonesia yang notabene merupakan tegaknya Pilar Utama dalam sistem Demokrasi di negeri ini.

Revisi Undang-Undang Penyiaran, terbaca jelas mengandung sejumlah ketentuan yang dapat digunakan untuk mengontrol dan menghambat kerja jurnalistik.

Beberapa pasal, bahkan mengandung ancaman pidana bagi jurnalis dan media yang memberitakan hal-hal yang dianggap bertentangan dengan kepentingan pihak tertentu. Ini jelas-jelas sudah bertentangan dengan semangat reformasi dan demokrasi yang telah kita perjuangkan bersama selama ini.

Tidak hanya wartawan, sejumlah pasal dalam RUU Penyiaran juga berpotensi mengekang kebebasan berekspresi, dan diskriminasi terhadap kelompok marginal.

Pengekangan ini akan berakibat pada memburuknya industri media dan juga memperburuk kondisi pekerja media serta pekerja kreatif di ranah digital.(*)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Polsek Sedong melaksanakan program “Police goes to school” Pembinaan dan Penyuluhan di SMPN 1 Sedong Desa Putat.

23 Juli 2024 - 13:51 WIB

Patroli Dialogis Anggota Patroli Imbau Warga.

23 Juli 2024 - 11:37 WIB

Bantuan Motor Roda 3 Dari Bupati Mangkrak

23 Juli 2024 - 06:06 WIB

Ketua LSM GNR Indonesia., Edi Kurniawan, S.H, : Akan Menyurati DBMSDA Kab, Tangerang Terkait Standarisasi Mutu Dan Kualitas Lanjutan Tingkatan Jalan Tigaraksa-Jambe.

22 Juli 2024 - 19:44 WIB

Unit Reskrim Polsek Johar Baru Patroli Mobile dan Strong Points Berikan Keamanan Masyarakat

21 Juli 2024 - 15:11 WIB

Patroli Malam Hari Anggota Patroli Sambang Dialogis Warga

20 Juli 2024 - 17:21 WIB

Trending di Blog