Menu

Mode Gelap

Daerah · 19 Apr 2024 19:01 WIB ·

Diduga Ada Peran Kades dan Tanpa Sosialisasi Ke Masyarakat, KIP Langgar Zonasi dan Produksi di Pinggir Pantai Desa Ketab


 Diduga Ada Peran Kades dan Tanpa Sosialisasi Ke Masyarakat, KIP Langgar Zonasi dan Produksi di Pinggir Pantai Desa Ketab Perbesar

Bangka Barat, Kabar Metro, –

Aktivitas Kapal Isap Produksi (KIP) Mitra PT Timah di Perairan Jerangkat Desa Ketap diduga kembali menimbulkan Polemik Baru di masyarakat. Jumat, 19/04/2024

Hal ini setelah adanya aktifitas Produksi dari dua (2) KIP Mitra PT Timah yang beroperasi di perairan jerangkat Desa Ketap dan sudah melewati batas zonasi penambangan dan memasuki area pinggir pantai dan dikeluhkan oleh SY, salah satu warga masyarakat Desa Ketap.

Sebelum lebaran Idul fitri bang (Red Media) Perairan desa kami mulai di masuki KIP. Ujarnya

Warga masyarakat inipun menambahkan bahwa sejauh ini tidak ada sosialisasi yang dilakukan oleh Pihak KIP, PT Timah maupun Pihak Desa.

Kami Gak tau bang, tiba-tiba ada KIP, Sosialisasi gak ada, ijin dengan masyarakat sekitar gak ada.

Yang kami kesalkan bang, beberapa hari setepah idul Fitri kemarin malah ada salah satu KIP keluar zonasi, makan pinggir pantai. Selain melanggar zonasi, suara bising juga menganggu kenyamanan dan membahayakan juga bang.

Jujur Kami sangat terganggu dengan Aktivitas KIP ini. Lanjutnya

Ketika disinggung mengenai keterlibatan kades dalam aktifitas ini, Dirinya pun menegaskan bahwa kemungkinan ada peran kades di aktivitas ini dan tentang kompensasinya

Kemungkinan sih ada peran kades. Bisa jadi kades yang mengijinkan kerja termasuk dipinggir.

Masalah Kompensasi, kami warga masyarakat malah tidak tau sama sekali. Dugaan sih masih sama seperti sebelumnya, Kades beserta Forum bentukannya bersama adik Kades Itulah yang tau masalah kompensasi.

Karena setau saya, seharusnya ada dana kompensasi bagi masyarakat yang terdampak atas aktifitas ini. Tegasnya

Hal ini pun dibenarkan oleh Zen, salah satu masyarakat Nelayan kepada media ini bahwa aktifitas KIP sudah terlalu kepinggir

Sudah sangat dekat sekali bang dengan pantai, paling 200-300 meter dari pinggir pantai bang. TerangZen

Seperti diketahui, beberapa waktu sebelumnya pernah ada aktifitas KIP di perairan ini, dimana saat itu terjadi penolakan oleh warga masyarakat dan nelayan karena ketidak transparanan tentang dana kompensasi yang saat itu dikelola oleh Kades ketap dan forumnya serta adanya aktifitas KIP yang saat itu beraktifitas terlalu dipinggir juga mengganggu aktifitas para nelayan.

Saat dikonfirmasi kepada Kades Ketap Asyro Hasbar terkait adanya KIP yang bekerja diperairan Desa Ketab dimana diduga dirinyalah yang memberi ijin dan tanpa sosialisasi di masyarakat, meski telah terkonfirmasi belum ada tanggapan resmi diterima redaksi.

(Red)

Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolres Nagan Raya Tinjau dan Panen Raya Kebun Cabai di Beutong Ateuh Banggalang

23 Juli 2024 - 22:34 WIB

Pemkab Nagan Raya Terima Insentif Fiskal Rp5,84 Miliar atas Kinerja Pengendalian Inflasi

23 Juli 2024 - 19:04 WIB

Pemkab Nagan Raya sudah mengusulkan pembangunan sejumlah jembatan dan jembatan gantung

23 Juli 2024 - 18:58 WIB

Serahkan Bantuan Lampu PJU untuk Desa dan Pesantren, Pj Bupati Fitriany Farhas: Ini Hasil Lobi ke Kementerian dan Provinsi

23 Juli 2024 - 14:56 WIB

Pasca Putusan Pidana Pengawasan, Kabarnya Cucu Pengusaha Timah Diungsikan dan Sekolah di Jakarta

23 Juli 2024 - 10:46 WIB

Yasiani Laoli Sambangi Bupati Nias Barat Setelah Pulih dari Penyakit

23 Juli 2024 - 08:44 WIB

Trending di Daerah