Menu

Mode Gelap

Daerah · 13 Mei 2024 10:42 WIB ·

Hadi Susilo Pinta Ditreskrimsus Polda Babel Ungkap Perkara Tangkapan Ratusan Kampil Timah Ilegal Sampai ke Akar


 Hadi Susilo Pinta Ditreskrimsus Polda Babel Ungkap Perkara Tangkapan Ratusan Kampil Timah Ilegal Sampai ke Akar Perbesar

Pangkalpinang, Kabar Metro,-

Keberhasilan Ditreskrimsus Polda Babel ungkap dan amankan ratusan kampil Timah Ilegal, kembali mendapat tanggapan dari berbagai kalangan masyrakat. Senin 12/05/2024

Hal ini seperti disampaikan oleh Hadi Susilo yang merupakan Ketua LSM AMAK Babel.

Hadi Susilo menyampaikan Apresiasinya Kepada Ditreskrimsus Polda Babel atas keberhasilan ini.

Sebagai anggota masyarakat Bangka Belitung, kami mengucapkan SELAMAT DAN SUKSES ATAS PRESTASINYA MENANGKAP DAN MENAHAN 3 (TIGA) PELAKU ILLEGAL MINING DARI PERMIS. Ujar Hadi Susilo

Masih dikatakan oleh Ketua LSM AMAK Babel ini bahwa pekara ini menjadi atensi masyarakat untuk dikembangkan apalgi dengan adanya beberapa nama dibelakangnya.

Mencermati pemberitaan di beberapa media online dan media cetak serta Facebook, Direktorat Kriminal Khusus Polda Babel, berhasil menangkap dan menahan 3 (tiga) pelaku illegal mining berasal dari Desa Permis Bangka Selatan.

Dengan jumlah 8 Ton yg berhasil di selamatkan oleh institusi Polri (Polda Babel) adalah salah satu bentuk kontribusi nyata dalam penyelamatan aset negara yg selama ini lolos entah kemana dan berakhir dengan boomingnya mega korupsi tata kelola Komoditas Niaga Timah

Kita bisa membayangkan jika bijih timah itu lolos. Tidak menutup kemungkinan, selama ini sudah berapa puluh ton bahkan bisa jadi ratusan ton lolos dari pengamatan dan jeratan hukum. lanjutnya

Dan di penghujung penyampaiannya Ketua LSM AMAK Babel berharap agar perkara ini bisa dituntaskan sampai ke akar dan seret semua nama yang diduga terlibat.

Ini merupakan PR DITKRIMSUS Polda Babel untuk mengungkap secara tuntas dan menggelandang para tersangkanya dengan hukuman yg setimpal.

Dalam konteks ini tertulis 3 (tiga) nama tersangka yaitu Sa, Ya dan Lew.

Dalam pemberitaan juga menyebutkan nama YO YANG JUGA ANGGOTA DPRD BABEL TERPILIH TAHUN 2024, SETIDAKNYA YO JUGA MENGELUARKAN STATEMEN BAHWA TIMAH TERSEBUT MILIK BANYAK ORANG ATAU TIM YG AKAN DI KIRIM KE SMELTER MSP DAN YG KEDUA YO JUGA MENYATAKAN TRUCK PENGANGKUT ADALAH MILIKNYA.

Apalagi dengan pernyataan YO bahwa timah milik orang banyak dan kepemilikan truck pengangkut illegal mining dan hal tersebut juga di kuatkan pengakuan Kepala Desa Permis Yospongo bahwa truck tersebut milik YO.
untuk itu menjadi SULIT DI PERCAYA JIKA YO TIDAK TERLIBAT DAN TIDAK MENJADI TERSANGKA DALAM PENANGKAPAN 8 TON TIMAH OLEH DITKRIMSUS POLDA BABEL.

Dalam hal keterlibatan YO dapat dilihat dari pengakuan YO sendiri maupun dari Kades Permis Yospongo.

Namun demikian apapun hasil pengembangan kasus penyidik DITKRIMSUS Polda Babel, mutlak kewenangan penyidik dan siapapun harus menghormati hasil akhir dari penyidik. Pungkas Hadi

Seperti diketahui, Ditreskrimsus Polda Babel telah berhasil amankan satu truck bermuatan ratusan Kampil biji timah ilegal pada sabtu (11/05) Pagi, atas kejadian ini Tiga orang telah ditahan di Mapolda Babel.

Demi berimbangnya pemberitaan team media pun melakukan konfirmasi kepada Yo, yang disebut-sebut memiliki peran dari ini serta pihak-pihak lain, namun sayang sampai berita tayang belum ada tanggapan yang di terima redaksi.

(Red)

Artikel ini telah dibaca 100 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tudingan Keterlibatan Oknum ASN dalam Aktifitas PETI DiBolsel Dibantah oleh”LM jika Dirinya selaku pemilik

16 Juli 2024 - 10:20 WIB

Ketua Laskar Lampung, Pertanyakan dan Siap Kawal Perkara Dugaan Korupsi di Tubuh DPU TR Kota Metro

16 Juli 2024 - 10:18 WIB

Pengawas Isi Siaran: KPID Babel Siap Kawal Pilkada 2024

15 Juli 2024 - 13:16 WIB

Peran HJ. Bunda Indah dalam Parade Kebaya Nusantara Menggiatkan Indentitas Budaya

13 Juli 2024 - 23:43 WIB

KIP Nagan Raya Coffe Morning Bersama wartawan

11 Juli 2024 - 14:26 WIB

Panwaslih Nagan Raya melakukan pengawasan tahapan Coklit

11 Juli 2024 - 13:46 WIB

Trending di Daerah