Menu

Mode Gelap

Daerah · 1 Apr 2024 16:04 WIB ·

Hampir Kelar, Perkara Tanah di Gunung Agung Segera Capai Kesimpulan


 Hampir Kelar, Perkara Tanah di Gunung Agung Segera Capai Kesimpulan Perbesar

Lampung Tengah, Kabar Metro,-

Perkara Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) atas objek Tanah di Desa Gunung Agung hampir mencapai titik Kesimpulan. Senin 01/04/2024

Hal ini setelah perkara gugatan yang diajukan oleh Jauhari melalui Kuasa Hukumnya dari LBH TOPAN RI terus bergulir dan melewati berbagai tahapan persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Gunung Sugih.

Perkara yang terdftar di PN Gungung sugih dengan nomor perkara 63/Pdt.G/2023/PN Gns, sudah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir, dan kini setelah berjalannya tahapan persidangan, perkara inipun dijadwalkan akan mencapai kesimpulan pada kamis (04/04).

Kuasa Hukum Jauhari, Robinson Nainggolan SH dari LBH Topan RI selaku Penggugat mengatakan bahwa perkara gugatan di PN Gunung sugih ini merupakan salah satu langkah bagi pihaknya untuk memperoleh Keadilan bagi kliennya.

Alhamdulillah, kita sudah berhasil melewati bersama tahapan-tahapan ini, dan kita akan mencapai fase kesimpulan.

Sangat panjang, cuma inilah proses dan langkahnya bagi kami untuk mengupayakan dan memperoleh keadilan dan ketetapan Hukum bagi klien kami warga masyarakat yang selama ini kehilangan hak atas tanahnya. Ujar Robinson

Kuasa Hukum yang sekaligus merupakan Ketua LSM TOPAN RI DPW Lampung ini pun berharap agar kali ini Majelis Hakim bisa menerima Permohonan Gugatan pihaknya dan memulihkan hak-hak dari kliennya.

Harapan kami, agar Majelis Hakim PN Gunung Sugih bisa menerima dan mengabulkan gugatan kami, serta memulihkan hak-hak dari klien kami yang telah terampas lebih dri sepuluh tahun terakhir.

Saya percaya dan yakin, majelis Hakim PN Gunung sugih akan memutuskan yang terbaik berdasrkan hati nurani demi masyarakat. Harap Robin

Seperti diketahui, perkara ini bermula dari Jauhari yang memilik sebidang tanah seluas 36 ha dengan alas hak berupa Surat Girik dari Desa, telah kehilangan haknya karena adanya penguasaan oleh orang lain dengan beralaskan fotocopy sertifikat di desa Bandar Agung, bahkan miris selain kehilangan haknya, beberapa kali juga terjadi tindak kekerasan serta perbuatan melawan hukum lainnya terhadap jauhari, dan untuk memperoleh keadilan dan kepastian hukum, Jauhari melalui Kuasa Hukumnya melakukan gugatan Ke PN Gunungsugih demi mengambil kemabali haknya yang telah terampas.

(Red)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolres Nagan Raya Tinjau dan Panen Raya Kebun Cabai di Beutong Ateuh Banggalang

23 Juli 2024 - 22:34 WIB

Pemkab Nagan Raya Terima Insentif Fiskal Rp5,84 Miliar atas Kinerja Pengendalian Inflasi

23 Juli 2024 - 19:04 WIB

Pemkab Nagan Raya sudah mengusulkan pembangunan sejumlah jembatan dan jembatan gantung

23 Juli 2024 - 18:58 WIB

Serahkan Bantuan Lampu PJU untuk Desa dan Pesantren, Pj Bupati Fitriany Farhas: Ini Hasil Lobi ke Kementerian dan Provinsi

23 Juli 2024 - 14:56 WIB

PWK berperan serta dalam Pelestarian dan Pengembangan Seni Budaya Jawa di HUT FWJI ke-5 Tahun 2024 Di Ancol

23 Juli 2024 - 14:52 WIB

Pasca Putusan Pidana Pengawasan, Kabarnya Cucu Pengusaha Timah Diungsikan dan Sekolah di Jakarta

23 Juli 2024 - 10:46 WIB

Trending di Headline