Menu

Mode Gelap

Daerah · 5 Apr 2024 12:15 WIB ·

HNSI Babel Bersuara, Sikapi Arogansi dan Kekerasan Terhadap Nelayan di Bangka Barat


 HNSI Babel Bersuara, Sikapi Arogansi dan Kekerasan Terhadap Nelayan di Bangka Barat Perbesar

Pangkalpinang, Kabarmetro.co,-

Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersikap dan suarakan terhadap arogansi dan kekerasan kepada nelayan. Jumat, 05/04/2024

Hal ini setelah terjadinya perkara penculikan, penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang nelayan Kabupaten Bangka Barat di Rumah/Gudang Bos Menkiong.

DPW HNSI Provinsi Kepualuan Bangka Belitung melalui Elly Rebuin selaku ketuanya mengungkapkan kegeramannya atas terjadinya arogansi dan penganiayaan terhadap Nelayan ini.

Saya sependapat dengan apa yg dilakukan firdaus wakasekjend HNSI Babel akan saya dukung.

Diluar kesalahan atau tidak saya menentang keras aksi kekerasan yg tidak manusiawi.

Kami Mengutuk keras kejadian ini. Ujar Elly Rebuin

Ketika disinggung langkah apa yang akan diambil oleh HNSI, Ketua HNSI Babel inipun menegaskan

HNSI Babel mengutamakan Advokasi Hukum bagi Nelayan, jaminan asuransi kecelakaan kerja serta menjadi pelindung dan pengayom bagi para nelayan . Tegasnya

Pada Hakekatnya, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) merupakan organisasi masyarakat berbasis nelayan yang telah diformalkan oleh pemerintah. HNSI adalah organisasi yang bersifat profesi, non politik dan independen yang menganggap bahwa seluruh nelayan adalah anggota HNSI. Eksistensi organisasi HNSI lebih difokuskan pada pembinaan dan pemberdayaan serta menyuarakan nasib nelayan seperti dalam hal subsidi BBM, pemberian kredit pemerintah, bantuan dana bergulir, dan lain-lain.

Dikesempatan lain, Ketua Forum Aspirasi Masyarakat Nelayan Pesisir Firdaus dengan tegas akan terus mengawal perkara ini sampai menemui keadilan yang diharapkan.

Kami dari Forum Aspirasi Masyarakat Nelayan Pesisir mengutuk keras kejadian penculikan penyekapan dan penganiayaan terhadap Nelayan ini.

Kamipun meminta agar pihak dari kepolisian Polres Bangka Barat bisa segera mengungkap perkara ini dan menangkap para terduga pelaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatan melawan hukumnya.

Apabila ini tidak segera di sikapi, jangan salahkan kami apabila kami akan bersikap dan berorasi untuk meminta kepastian hukum terhadap perkara ini. Ujar firdaus

Seperti diketahui, kejadian penculikan, penyekapan dan penganiayaan terhadap Asnadi seorang nelayan di Bangka Barat di Rumah/gudang Menkiong.

Korban Asnadi mengalami luka dan lebam karena diduga mengalami serangkaian penyiksaan di gudang/rumah menkiong ini berupa pemukulan bertubi-tubi, sabetan serta sudutan rokok dalam keadaan mata tertutup lakban di mulut disumpal dan tangan terikat.

Atas kejadian ini, keluarga korban telah melaporkan perkara ini di Mapolres Bangka Barat.

(Red)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tudingan Keterlibatan Oknum ASN dalam Aktifitas PETI DiBolsel Dibantah oleh”LM jika Dirinya selaku pemilik

16 Juli 2024 - 10:20 WIB

Ketua Laskar Lampung, Pertanyakan dan Siap Kawal Perkara Dugaan Korupsi di Tubuh DPU TR Kota Metro

16 Juli 2024 - 10:18 WIB

Pengawas Isi Siaran: KPID Babel Siap Kawal Pilkada 2024

15 Juli 2024 - 13:16 WIB

Gelar Rapimwil 2024 di Patal Senayan, BKPRMI Jakarta siap sukseskan Pilkada Damai

15 Juli 2024 - 05:41 WIB

Peran HJ. Bunda Indah dalam Parade Kebaya Nusantara Menggiatkan Indentitas Budaya

13 Juli 2024 - 23:43 WIB

RHRN Gelar Rapat Koordinasi: Langkah Strategis untuk Masa Depan

13 Juli 2024 - 21:47 WIB

Trending di News