Menu

Mode Gelap

Sulawesi Utara · 27 Mei 2024 22:20 WIB ·

Klarifikasi Tuduhan Asusila Terhadap gembala O.W, Tidak bisa dibuktikan


 Klarifikasi Tuduhan Asusila Terhadap gembala O.W, Tidak bisa dibuktikan Perbesar

MINSEL-Kabarmetro.co Gembala oyke woran mengklarifikasi dan menanggapi beberapa pemberitaan mengenai saya, menegaskan bahwa tudingan pemberitaan tersebut harus dibuktikan dengan bukti-bukti untuk memperkuat tuduhan, membuktikan adanya perzinahan, atau bukti-bukti lain yang dapat meyakinkan kepada Rosita.Pada senin (26/5/2024)

Dikatakan gembala, bahwa di luar pribadi Rahma, beliau adalah seorang gembala parakletos Kakenturan artinya bila dituduhkan pada perbuatan mesum atau asusila yang diekspos ke publik sehingga menjadi asumsi Jemaat, harus dipertanggungjawabkan secara jelas, karena menyangkut nama baik gereja dan jemaat Parakletos dan nama baik pribadinya.

Dijelaskan gembala oyke, bahwa eksistensi foto tersebut sejak kurang lebih tahun lalu, sampai beberapa bulan kemarin, sebelum adanya pemberitaan di media online, ada beberapa orang yang ingin memanfaatin foto itu lakukan pemerasan dan lainnya. Namun hal itu tidak ditanggapi, karena gembala tahu persis tentang video tersebut, sampai keluar di media online dengan multitafsir yang merugikan orang lain.

“Setelah kami baca ada pemberitaan yang jelas maksudnya adalah gembala Oyke woran yang dituding ke arah asusila, hanya berdasarkan foto yang tidak ada nilai nilai atau unsur seksual dan pembuktian secara hukum itu adalah asusila, jadi kami langsung melakukan pertemuan lewet bapak Hesry. Selanjut rencana untuk masalah ini akan mempertemukan mediasi jemaat bersama gembala,” tegasnya.

Lanjut Hesry Mumek majelis Jemaat selaku pimpinan rapat, Seharusnya ketika diberitakan dengan ada bahasa mesum, asusila, artinya pembuktian asusila itu sudah memenuhi unsur yang dapat dipertanggungjawabkan dan memiliki narasumber yang bisa bertanggungjawab atau membuktikan bahwa benar itu adalah asusila. Tapi hanya pembuktian foto atau video yang tidak memenuhi unsur atau dapat dikategorikan dalam definisi tentang pornografi, atau regulasi lainnya, sehingga unsur fitnah dan pencemaran nama baik itu jelas.

Ingat, ada tiga regulasi yang mengatakan perbuatan asusila, ketiganya didefinisikan sebagai perbuatan seksual, melakukan hubungan intim. Sementara jika merujuk ke pasal yang tercantum di KUHP, kesusilaan diartikan sebagai tindakan pornografi dan pornoaksi, mempertunjukkan alat kelamin, zinah dan perbuatan cabul serta percobaan pemerkosaan.

Pernyataan kesusilaan itu yang telah diekspos ke publik, artinya sudah siap dengan segala konsekuensi, sebab ini menyangkut nama baik, menghancurkan keluarga, menghancurkan karir sebagai gembala dan banyak efek negatif lainnya atas dampak pemberitaan yang merujuk ke rana pribadi. Tidak boleh menggunakan standar penilaian kolektif, atau asumsi opini seseorang yang notabnenya mengakses informasi tidak mempunyai bukti, tidak jelas keabsahan substansinya.

Karena itu sebagai gembala parakletos Kakenturan saya bersama jemaat dan akan melakukan kajian untuk tuduhan ini atau fitnah yang wajib disertai bukti-bukti lain untuk memperkuat dan dapat meyakinkan bahwa ada perzinahan. Ketika tidak bisa dibuktikan unsur asusilanya mengarah telah terjadi persetubuhan, maka itu merupakan pemberitaan palsu merusak kehormatan atau nama baik seseorang terserang yang dikenal sebagai fitnah.

Singkat cerita, saya kaget membaca pemberitaan tuduhan dari beberapa jemaat yang merusak kehormatan atau nama baik seseorang ketika dipublikasikan, saya juga sudah membaca WhatsApp bapak yang masuk saat ingin konfirmasi, tapi saya langsung menghapus pesan,

Ditambahkan gembala Oyke woran, sebetul ia tidak akan mengubris pemberitaan yang viral saat ini, tapi karena ia menyadari masih memiliki keterbatasan, sangat mengganggu kinerja sebagai gembala, akhirnya dia menyerahkan masalah ini sepenuhnya kepada bapak Hesry Mumek majelis Jemaat selaku pimpinan rapat, untuk diselesaikan yang terbaik, agar saya dapat bekerja efektif menyelesaikan tugasnya sebagai gembala di gereja GPDI parakletos kakenturan,” terang gembala oyke

Saya sebetulnya tidak mau terlalu menanggapi, tapi karena saya punya istri yang ikut kenak dampak psikologisnya, sebagai gembala yang membawahi sejumlah jemaat menimbulkan dampak yang tidak baik, selain saya bawa dalam doa, agar tidak keliru biarkan kami yang menyelesaikan,” tuturnya.

Oyke mengatakan bahwa dia selalu menanggapi permasalah yang dihadapinya saat ini dari sudut pandang positif, dimana kalau diizinkan Tuhan terjadi itu akan membuatnya lebih kuat, seperti burung rajawali yang menggunakan badai untuk terbang lebih tinggi, belajar memperbanyak sabar, dan tetap berbuat yang baik bukan hanya kepada yang baik ke dirinya tapi sekali pun itu orang yang jahat kepadanya.

“Saya berharap agar jemaat Parakletos tidak terpancing dengan isu yang belum pasti kebenarannya, tapi lebih dari itu, ada tanggungjawab yang lebih berarti yang harus diselesaikannya, Kita berdoa agar masalah ini secepatnya terhindar dari fitnah agar fokus pemulihan ekonomi dapat diimplementasikan dengan baik,” tutupnya. (Kp)

Artikel ini telah dibaca 758 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tudingan Keterlibatan Oknum ASN dalam Aktifitas PETI DiBolsel Dibantah oleh”LM jika Dirinya selaku pemilik

16 Juli 2024 - 10:20 WIB

Pisah sambut Kapolres Minsel, AKBP Arianto Salkery, SH,MH gantikan AKBP Feri Renaldo Sitorus, SIK,MH

13 Juli 2024 - 09:31 WIB

Kapolri Berikan Kado Terakhir AKBP Feri Sitorus, Polres Minsel Raih Penghargaan Pelayanan Prima versi PEKPPP Nasional

11 Juli 2024 - 09:20 WIB

Warga Minta APH Priksa Kontraktor Nakal Dan BPJN Sulut, Diduga Aspal asal jadi sepajang Jalur Trans

9 Juli 2024 - 21:20 WIB

Sampaikan Selamat ke Yulius Selvanus Komaling, Susi Sigar dan Tim Siap Amankan Putusan Prabowo Subianto

9 Juli 2024 - 09:54 WIB

Pencemaran Nama Baik Di Sosial Media”Chandra Chan Dilaporkan Oleh OPO Lokong

8 Juli 2024 - 22:13 WIB

Trending di Sulawesi Utara