Menu

Mode Gelap

Blog · 6 Mei 2024 12:16 WIB ·

Mengkeritik Pembongkaran Jalan Adiyasa-Cisoka., H. Sadeli Diduga Mendapatkan Intervensi.


 Mengkeritik Pembongkaran Jalan Adiyasa-Cisoka., H. Sadeli Diduga Mendapatkan Intervensi. Perbesar

Foto : H. Sadeli., Tokoh Masyarakat

Kab, Tangerang-KM

Akibat mengkritik kegiatan pembongkaran jalan Adiyasa-Cisoka (Depan kantor kecamatan Solear dan Perempatan Solear-Kirana) diduga ada pemborosan anggaran., H. Sadeli atau biasa disapa Uwa Semar, diduga mengalami tekanan atau intervensi dari beberapa orang terkait steatmennya dimedia 06/05/2024.

Sebenarnya saya (Uwa Semar-red) mengatakan hal yang sebenarnya dan itu sesuai fakta setelah satu hari sebelumnya pihak UPTD PJJ Tangerang, melakukan pekerjaan pemeliharaan dengan cara di hot mix (pengaspalan-red), namun esoknya jalan tersebut dibongkar (dikupas-red) lalu saya berbicara dimedia apakah hal tersebut bertentangan dengan hukum kan tidak ujarnya.

Masih menurut. H. Sadeli alias Uwa Semar, sebagai masyarakat tentunya saya juga berhak berbicara dan berpendapat sebagaimana dimaksud dalam Kebebasan Mengemukakan Pendapat, kebebasan mengemukakan pendapat adalah kebebasan mengungkapkan hasil pemikiran dan menyampaikan pemikiran kepada orang lain, baik secara lisan maupun tulisan kan sah-sah saja pungkasnya.

Dan apakah saya salah jika saya mengatakan adanya dugaan pemborosan anggaran terkait pekerjaan tersebut, sebagai masyarakat yang bodoh saya juga paham, setiap sarana dan prasarana serta pembangunan insfratruktur yang dibangun menggunakan anggaran negara “APBN/APBD”, perlu adanya kontrol sosial dari berbagai elemen dan tentunya ada yang namanya pemeliharaan atau perawatan di setiap pembangunan jalan, nah perawatan atau pemeliharaan jalan juga pastinya menggunakan anggaran ini yang menjadi pertanyaan, sebagai masyarakat apakah saya salah telah mengemukakan pendapat terkait adanya dugaan pemborosan anggaran ujar Uwa Semar.

Secara dengan di perbaiki atau di rehabilitasinya jalan raya Adiyasa-Cisoka, tepatnya pembongkaran jalan di depan kantor kecamatan Solear dan perempatan Solear-Kirana, tentunya hal yang harus disambut baik sehingga masyarakat atau pengguna jalan merasa aman dan nyaman saat melintasi jalan tersebut, satu hal yang patut diperhatikan dan dipahami. Masyarakat sebagai pengguna jalan yang notabene sebagai wajib pajak atas kepemilikan kendaraannya, juga berhak mendapatkan jalan dengan kondisi baik ujarnya.

Sebagai masyarakat kita juga mempunyai hak yang sama sebagai kontrol sosial, terkait permasalahan anggaran untuk pemeliharaan atau perawatan jalan tersebut, tentunya menggunakan anggaran yang cukup besar (miliaran rupiah-red) harus di awasi bersama, hal ini yang menjadi dasar kontribusi masyarakat melakukan kontrol sosialnya pungkas Uwa Semar.

Pewarta : Haryanto

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kintan Alam Stone Batu Alam Cirebon Yang Paling Diminati Di Pasaran

19 Juli 2024 - 19:54 WIB

Polsek Sedong melaksanakan program “Police goes to school” Pembinaan dan Penyuluhan di SMK Bina Bangsa Desa Sedonglor.

19 Juli 2024 - 06:07 WIB

Kapolresta Cirebon Sambangi Warga dan Berikan Bantuan Renovasi Rumah Tidak Layak Huni

19 Juli 2024 - 05:55 WIB

Ketua Gerak 08 Banten., Herli Surbi : Airin Rahcmi Diany Menuju Pilgub-Banten.

18 Juli 2024 - 19:29 WIB

Pemerintah Desa Ci jengkol kecamatan caringin meyantuni 45 anak yatim piatu

18 Juli 2024 - 19:08 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon Ada 27 SMP Negri Di Kabupaten Cirebon Yang Kekurangan Siswa

18 Juli 2024 - 19:04 WIB

Trending di Blog