Menu

Mode Gelap

Nasional · 15 Mar 2024 20:35 WIB ·

Miris Bulan Puasa 303 Bebas, Terlihat 303 Wilayah Tumpaan Kebal Hukum


 Miris Bulan Puasa 303 Bebas, Terlihat 303 Wilayah Tumpaan Kebal Hukum Perbesar

MINSEL-Kabarmetro.co Diera teknologi seperti sekarang ini, Judi kembali mengalami metamorfosis. Justru keberadaannya menjadi lintas batas antar negara. Penyebabnya sekat yang belum membatasi, kini bisa ditembus oleh peran teknologi canggih. Hal ini terbukti dengan merebaknya perjudian bak seperti jamur di musim hujan, keberadaannya mudah ditemui di Kabupaten Minsel, Yang diduga di dalangi oleh P dan J mafia bandar judi toto gelap (togel) di Kabupaten Minsel.

Bukan hanya itu, Maraknya perjudian sering mengakibatkan masyarakat kecanduan untuk membeli atau bertaruh (judi). Sehingga tidak sedikit dampak yang dihasilkan membuat keluarga dan bisa hancur rumah tangga jadi berantakan karena uang ludes untuk bertaruh judi di Kota/kabupaten Minsel, Jum’at, (15/3/2024).

Menurut informasi masyarakat yang tidak mau namanya di sebutkan, Di bulan puasa wilayah tumpaan masih bebas judul togel, dari hasil investigasi awak media dimana sudah cek langsung bahwa benar, ada meja togel di wilayah tumpaan, Yang mana media melakukan konfirmasi beberapa warga perihal perjudian Togel di lokasi tersebut.

“Hal ini harus menjadi perhatian serius Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya Kapolda sulut dan Kapolres Minsel, apa lagi di bulan puasa ini judi togel bebas atau kebal hukum ,” terang warga yang tidak mau namanya disebut

Ketertiban masyarakat harus diperhatikan, salah satunya adalah meringkus semua mafia judi di Kabupaten Minsel, dan jika ada oknum APH yang diduga terindikasi terlibat didalam mafia judi togel Inisial P alias Potot dan J alias Jeli warga kelurahan Pondang yang sekaligus kaki tangan bandar togel.

“Pihak kepolisi Harus Bertindak Cepat untuk menangkap semua mafia judi jaringan P dan J Dengan demikian diharapkan masyarakat dapat menjalankan kehidupan tanpa ada perjudian, karena kegiatan judi di beberapa tempat di wilayah prampatan kompleks pasar lama tumpaan sudah meresahkan masyarakat dan berdampak sangat merugikan bagi kehidupan berumah tangga,” Ujar warga yang tak mau namanya disebutkan. (Koresy)

Artikel ini telah dibaca 120 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketua Umum IKKT Resmikan Renovasi Kantor IKKT PWA Pengurus Pusat

17 Juli 2024 - 11:13 WIB

Gelar Diklat Legal Drafting, BPSDM Kemendagri Dorong Pemerintah Daerah Tingkatkan Kualitas Regulasi

17 Juli 2024 - 11:09 WIB

Kemendagri Gelar Diklat ToT SIPD untuk Optimalkan Keuangan Daerah

17 Juli 2024 - 11:01 WIB

Di Rakernas 2024, Tri Tito Karnavian Dorong Perwosi Siapkan Generasi Emas Indonesia Sehat

17 Juli 2024 - 08:28 WIB

Panglima TNI Hadiri Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2024 di Istana Merdeka

16 Juli 2024 - 20:09 WIB

Kemendagri Beri Penghargaan kepada Pemda yang Telah Salurkan Pendanaan Pikada Serentak Tahun 2024 Seratus Persen

16 Juli 2024 - 18:32 WIB

Trending di Nasional