Menu

Mode Gelap

Daerah · 7 Apr 2024 13:41 WIB ·

Pelaku Penculikan, Penyekapan dan Penganiayaan Terhadap Nelayan Bangka Barat Mulai Terungkap


 Pelaku Penculikan, Penyekapan dan Penganiayaan Terhadap Nelayan Bangka Barat Mulai Terungkap Perbesar

Bangka Barat, Kabar Metro,-

Misteri siapa terduga pelaku penculikan, Penyekapan, dan Penganiayaan terhadap Asnadi, seorang nelayan asal Bangka Barat mulai terungkap. Minggu, 07/04/2024

Hal ini setelah lurah Sungai Daeng, Gilang Caesar Kameswara S.STP mengungkapkan informasi tentang dugaan pelaku pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) ini kepada media ini.

Dirinya menyampaikan bahwa pihaknya lah yang memfasilitasi perdamaian antara korban dan pelaku meskipun belum ada penetapan status terduga pelaku oleh Polres Bangka Barat.

Untuk surat perjanjian damai ini kami dari pihak kelurahan sungaidaeng hanya memfasilitasi permintaan dari kedua belah pihak saja yg memang ingin berdamai, tanpa ada intervensi atau pun campur tangan pihak lain.

Terkait apakah dengan adanya surat perjanjian perdamaian ini bapak riandi atau bapak menkiong mengakui sebagai pelaku itu saya rasa bukan ranah atau wewenang saya, pihak kepolisian yang menentukan.

Saya mengetahui kasus ini dari membaca di media masa online dan kebetulan lokasi terjadinya perkara ini di wilayah sungaidaeng.
Terima kasih. Ujarnya

Lurah Sungai Daeng ini pun menjelaskan bahwa Riandi merupakan wakil dari Menkiong dimana dalam perkara ini menyeret anak buah menkiong sebagai para terduga pelakunya.

Kami memfasilitasi perjanjian perdamaian antara bapak Rusdan sebagai perwakilan pihak korban dengan bapak Riandi yg mewakili bapak menkiong yang kalau tidak salah terduga pelakunya adalah anak buah bapak menkiong.

untuk siapa pelaku sebenernya pihak kepolisian yg lebih berhak menentukan dan menyampaikan. Pungkas Lurah Sungai Daeng Ini.

Seperti diketahui perkara Dugaan Pelanggaran HAM berupa Penculikan, penyekapan dan Penganiaayaan terhadap nelayan asal Bangka Barat ini sempat viral karena diduga dilakukan secara terstruktur dan sistematis serta melibatkan beberapa orang terduga pelaku.

Beruntung, korban selamat dan belum sempat dihabisi/Meninggal akibat penyiksaan bertubi-tubi terhadapnya.

Meski usai seminggu pasca pelaporan pihak polres Bangka Barat belum berhasil menetapkan satu orang pun terduga pelakunya, dan anehnya meski belum ada penetapan tersangka kabarnya perkara pelanggaran HAM ini akan diselesaikan dengan cara Restorative Justice

Sementara dari Riandi yang diindikasikan merupakan perwakilan dari para terduga pelaku maupun Polres Bangka Barat, belum memberikan tanggapan kembali terkait perkara ini.

(Red)

Artikel ini telah dibaca 122 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tudingan Keterlibatan Oknum ASN dalam Aktifitas PETI DiBolsel Dibantah oleh”LM jika Dirinya selaku pemilik

16 Juli 2024 - 10:20 WIB

Ketua Laskar Lampung, Pertanyakan dan Siap Kawal Perkara Dugaan Korupsi di Tubuh DPU TR Kota Metro

16 Juli 2024 - 10:18 WIB

Pengawas Isi Siaran: KPID Babel Siap Kawal Pilkada 2024

15 Juli 2024 - 13:16 WIB

Gelar Rapimwil 2024 di Patal Senayan, BKPRMI Jakarta siap sukseskan Pilkada Damai

15 Juli 2024 - 05:41 WIB

Peran HJ. Bunda Indah dalam Parade Kebaya Nusantara Menggiatkan Indentitas Budaya

13 Juli 2024 - 23:43 WIB

RHRN Gelar Rapat Koordinasi: Langkah Strategis untuk Masa Depan

13 Juli 2024 - 21:47 WIB

Trending di News