Menu

Mode Gelap

Daerah · 21 Mar 2024 17:12 WIB ·

Pembalakan Liar di Hutan Lindung Register 38 Sekampung Udik Diduga Tidak Tersentuh Hukum, Masyarakat Pertanyakan Ketegasan APH


 Pembalakan Liar di Hutan Lindung Register 38 Sekampung Udik Diduga Tidak Tersentuh Hukum, Masyarakat Pertanyakan Ketegasan APH Perbesar

Lampung Timur, Kabar Metro,-

Pembalakan liar di wilayah hutan lindung Register 38 Gunung Balak Kecamatan Sekampung Udik , Lampung Timur hingga kini masih terus berlanjut, Kamis, 21/03/2024

Hal inipun memicu pertanyaan dan Atensi publik, karena adanya dugaan Pelakunya pun tersetruktur dan terindikasi tidak tersentuh hukum (Kebal Hukum).

Masih Marak bang (Red Media) penebangan Kayu Hutan di Hutan Lindung Register 38. Sejauh ini sih aman-aman saja. Ujar AS Singkat kepada team media.

Berdasarkan informasi awal ini, team media pun melakukan investigasi ke lokasi yamg dimaksud.

Pantauan team media di lokasi, terlihat seorang pria bernama Kade’ warga Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur Provinsi Lampung terlihat sedang menebang tanaman yang telah berumur puluhan tahun menggunakan gergaji mesin (Senso).

Dilihat dari jejaknya, areal kayu yang di tebang sekitar 1 hektar lebih. Kayu yang di tebang pun memiliki ukuran besar dan sudah berumur tahunan. Kayu yang sudah tumbang, di potong kemudian di jual.

Berdasar informasi Kade” merupakan pekerja lapangan. Ia bagian tukang tebang kayu di lokasi tersebut. Dia bekerja di bawah perintah Bos warga Desa Bojong, Kecamatan Sekampung Udik bernama Paiman.

“Ya Paiman lah. Enak datangin aja Paiman, orang nya enak kok. Kalau punya duit orang nya jojong,” kata Kade” saat menjawab wartawan di kawasan Hutan Lindung Register 38 Gunung Balak, Rabu (20/3).

Kade” mengaku tidak tahu lahan yang kayunya di tebang tersebut milik siapa. Ia juga mengaku tidak tahu lahan yang akan di gunduli itu hendak di tanami apa.

“Ndak tau aku, suruh kerja ya kerja aja.” kata Kade.

Pernyataan Kade” tersebut rupanya di benarkan oleh Paiman. Ia pun menyatakan bahwa Kade” merupakan anak buahnya.

“Iya benar, Kade” memang anak buah saya bagian penebangan.” ucapnya.

Terkait hal tersebut, Ketua Umum (Ketum) Lembaga Mabesbara Dr. Ryan Maulana, S.E., S.H.,M.H. Menyayang kan maraknya penebangan liar di kawasan hutan lindung Register 38 Gunung Balak. Ia mengaku tak habis pikir hal itu bisa terjadi dan tak tersentuh oleh hukum.

“Padahal, Pasal 83 ayat1 huruf b Undang Undang no.18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusak hutan, di ancam pidana 15 tahun penjara dan denda maksimum Rp100 milyar.” jelas Ryan.

Lebih lanjut, Ryan menyampaikan penebangan kayu di Register 38 Gunung Balak masih berjalan dan tidak ada pelaku yang di proses, kinerja penegak hukum khusunya wilayah Kecamatan Sekampung Udik dan dinas kehutanan di Way Jepara perlu di pertanyakan.

“Fenomena ini menjadi sebuah tanda tanya, apakah penegakan hukum terhadap perusak kawasan hutan lindung di Register 38 ini sudah tumpul. Atau hukum hanya berlaku bagi warga yang lemah saja.” tanya Ryan.

Dari sisi penegakan hukum, team media pun masih melakukan upaya konfrmasi kepada Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Lampung Timur dan KLHK terkait adanya dugaan Pembalakan liar di Hutan Lindung Register 38 Gunung Balak, namun sayang sampai berita tayang belum ada tanggapan resmi yang diterima redaksi

(Tim/Red).

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolres Nagan Raya Tinjau dan Panen Raya Kebun Cabai di Beutong Ateuh Banggalang

23 Juli 2024 - 22:34 WIB

Pemkab Nagan Raya Terima Insentif Fiskal Rp5,84 Miliar atas Kinerja Pengendalian Inflasi

23 Juli 2024 - 19:04 WIB

Pemkab Nagan Raya sudah mengusulkan pembangunan sejumlah jembatan dan jembatan gantung

23 Juli 2024 - 18:58 WIB

Serahkan Bantuan Lampu PJU untuk Desa dan Pesantren, Pj Bupati Fitriany Farhas: Ini Hasil Lobi ke Kementerian dan Provinsi

23 Juli 2024 - 14:56 WIB

PWK berperan serta dalam Pelestarian dan Pengembangan Seni Budaya Jawa di HUT FWJI ke-5 Tahun 2024 Di Ancol

23 Juli 2024 - 14:52 WIB

Pasca Putusan Pidana Pengawasan, Kabarnya Cucu Pengusaha Timah Diungsikan dan Sekolah di Jakarta

23 Juli 2024 - 10:46 WIB

Trending di Headline