Banjarmasin, Kabarmetro.co –
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, didampingi Kasi Kegiatan Kerja (Giatja) Hazairin, staf, serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), melaksanakan kegiatan panen selada hidroponik di area pembinaan kemandirian Lapas, Jum’at (29/08).
Pada panen kali ini, tercatat sebanyak 200 pot selada berhasil dipanen dengan total produksi mencapai 7 kilogram.
Hasil panen tersebut akan dipasarkan dengan cara dijual kepada para pengunjung dan tamu yang datang ke Lapas Banjarmasin.
Kalapas menyampaikan bahwa panen hidroponik ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus pemberdayaan WBP.
“Kegiatan ini bukan hanya menghasilkan produk pertanian yang sehat, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi WBP untuk menguasai keterampilan bercocok tanam modern yang bermanfaat setelah bebas nanti. Selain itu, kami mendukung penuh program akselerasi menteri tentang pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan dalam hal ketahanan pangan,” ujar Herriansyah.
Sementara itu, Kasi Giatja Hazairin menambahkan bahwa selada hidroponik menjadi salah satu komoditas unggulan hasil pembinaan kemandirian di Lapas Banjarmasin.
“Permintaan cukup baik, dan hasilnya bisa langsung dipasarkan sehingga memberikan nilai tambah. Ini bukti bahwa WBP bisa berdaya guna dan produktif meskipun berada di dalam Lapas,” jelasnya.
Kegiatan panen ini sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen Lapas Banjarmasin dalam mengembangkan program kemandirian berbasis pertanian modern yang mendukung ketahanan pangan sekaligus keterampilan praktis bagi WBP. (Humas Lapas Banjarmasin)