Tangsel-KabarMetro.co
Badan Koordinasi Majelis Masjid (BKMM)–Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Ciputat Timur menggelar kegiatan Muslimah Berzikir 2025 dengan mengusung tema “Ibu Sumber Inspirasi, Kekuatan, dan Kasih Sayang”. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Masjid Al-Ittihad, Jalan Purnawarman, Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur. ( sabtu 13/12/25
Acara ini menghadirkan penceramah Dr. Hj. Mardiah, M.BA, yang menyampaikan tausiyah mengenai keteladanan seorang ibu dalam keluarga dan masyarakat. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa ibu memiliki peran sentral dalam membentuk karakter anak, menanamkan nilai keimanan, serta menjadi sumber kasih sayang dan kekuatan moral dalam kehidupan keluarga.
Ketua BKMM–DMI Ciputat Timur, H. Saenih, S.Ag, menjelaskan bahwa kegiatan Muslimah Berzikir merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh BKMM–DMI Ciputat Timur. Kegiatan ini melibatkan seluruh majelis taklim se-Kecamatan Ciputat Timur sebagai bentuk penguatan silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antarjamaah.
“Tujuan kegiatan ini pertama untuk menjalin silaturahmi antar majelis taklim masjid se-Kecamatan Ciputat Timur, dan yang kedua dalam rangka menyambut Hari Ibu. Kami berharap kegiatan ini dapat menambah keimanan para ibu, serta menguatkan peran mereka sebagai orang tua dalam memberikan kasih sayang, motivasi, dan keteladanan kepada anak-anaknya,” ujar H. Saenih usai acara.
Ia menegaskan bahwa BKMM–DMI Ciputat Timur bersifat inklusif dan merangkul seluruh majelis taklim yang ada di wilayah Ciputat Timur tanpa membedakan latar belakang organisasi. “Walaupun kita memiliki banyak organisasi keagamaan, yang terpenting adalah tetap menjaga persatuan dan silaturahmi, khususnya di kalangan jamaah kaum ibu,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Harian BKMM–DMI Kota Tangerang Selatan, Dr. Hj. Diana Muthia, M.Si, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Muslimah Berzikir menjadi momentum penting untuk kembali mengingatkan peran strategis seorang ibu, terlebih menjelang peringatan Hari Ibu pada 22 Desember.
“Ibu memiliki peran yang sangat penting, baik dalam keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Ibu adalah tiang negara. Jika ibunya baik, maka negara akan menjadi kuat dan hebat. Oleh karena itu, ibu harus sejahtera, baik secara fisik, lahir, maupun batin,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan kembali konsep Tri Pusat Pendidikan yang digagas Ki Hajar Dewantara, di mana keluarga merupakan pusat pendidikan pertama dan utama. Dalam lingkungan keluargalah anak-anak mendapatkan keteladanan, nilai moral, serta pendidikan karakter yang akan membentuk masa depan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, BKMM–DMI juga mengajak para jamaah untuk mendoakan serta memberikan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Melalui kegiatan ini, BKMM–DMI bersama majelis taklim dan DMI turut menyalurkan donasi bagi para korban bencana, khususnya untuk membantu para ibu dan anak-anak yang terdampak.
Selain kegiatan dzikir dan tausiyah, acara Muslimah Berzikir 2025 juga dimeriahkan dengan bazar UMKM serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis, sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi dan kesehatan jamaah.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meneguhkan peran ibu sebagai pilar utama dalam membangun keluarga yang harmonis dan masyarakat yang berakhlak mulia.
( Okta)












