Tangsel-KabarMetro. co
Camat Pondok Aren, Hendra, memberikan klarifikasi terkait ketidakhadirannya dalam rapat koordinasi yang membahas persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan. Ketidakhadiran tersebut sebelumnya dikaitkan dengan agenda berwisata ke Bandung bersama para lurah se-Kecamatan Pondok Aren.
Hendra menjelaskan, kegiatan kebersamaan tersebut telah direncanakan jauh sebelum adanya undangan rapat koordinasi. Agenda itu diinisiasi oleh para lurah sebagai bentuk kebersamaan sekaligus evaluasi kinerja setelah melewati tahun 2025 yang dinilai penuh tantangan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kekompakan tim. Kami sepakat memilih awal tahun karena pekerjaan relatif masih lengang. Kegiatannya sederhana, dilakukan secara patungan, dan tidak menggunakan anggaran APBD,” ujar Hendra saat dikonfirmasi, 11/1/2026.
Terkait rapat koordinasi yang digelar secara mendadak, Hendra menegaskan bahwa Kecamatan Pondok Aren tetap terwakili. Para lurah diwakili oleh sekretaris lurah, sementara dirinya diwakili oleh kepala seksi dan staf yang menangani langsung persoalan persampahan.
Ia memastikan, hasil rapat tersebut tetap dilaporkan dan ditindaklanjuti melalui mekanisme komunikasi internal, termasuk melalui grup WhatsApp resmi kecamatan.
Hendra juga menepis anggapan bahwa ketidakhadirannya berdampak pada penanganan sampah di wilayah Pondok Aren. Menurut dia, kondisi persampahan masih dalam kategori aman dan terkendali berkat koordinasi yang terus dilakukan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), aparat wilayah, serta partisipasi masyarakat.
“Penanganan sampah dilakukan setiap hari secara bersama-sama. Jadi meskipun saya tidak hadir satu hari, pekerjaan tetap berjalan karena sudah ada tim yang bekerja,” katanya.
Lebih lanjut, Hendra menyatakan bahwa penilaian terhadap kinerja aparatur merupakan hal yang wajar dan terbuka untuk dievaluasi. Ia mengakui adanya keterbatasan sebagai manusia, namun berharap kontribusi yang telah diberikan jajaran Kecamatan Pondok Aren dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami tetap fokus dan concern terhadap persoalan sampah serta pelayanan publik,” pungkasnya.( Okta)












