Tangsel-Kabarmetro. co
Lurah Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, Subur, melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak banjir di Jalan Mujair, RT 06/04, Kelurahan Bambu Apus, pada Selasa (13/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan menyusul keluhan warga yang kerap terdampak genangan setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir yang terjadi tidak hanya menggenangi akses jalan, tetapi juga merendam sejumlah rumah warga dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter. Kondisi ini dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat serta berpotensi menimbulkan dampak kesehatan dan kerugian material.
Warga setempat menyebutkan, selain dipicu oleh curah hujan yang tinggi, banjir juga disebabkan oleh kondisi turap dan saluran drainase yang terlalu kecil serta dangkal. Akibatnya, aliran air tidak tertampung dan mengalir dengan baik sehingga menimbulkan genangan yang meluas.
Salah seorang warga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan surat permohonan penanganan kepada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDAMBK) Kota Tangerang Selatan. “Surat sudah diajukan, saat ini kami masih menunggu realisasi penanganan dari dinas terkait,” ujarnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Lurah Bambu Apus, Subur, menyampaikan bahwa pihak kelurahan akan berupaya mencarikan solusi terbaik dengan berkoordinasi bersama instansi terkait. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya warga yang membangun rumah atau kontrakan, agar memperhatikan sistem drainase lingkungan.
“Kami akan cari solusi bersama agar permasalahan banjir ini bisa ditangani. Selain itu, kami juga mengimbau kepada warga yang membangun rumah atau kontrakan untuk memperhatikan drainase, agar tidak memperparah kondisi genangan,” tegas Subur.
Pemerintah kelurahan berharap, dengan adanya sinergi antara warga dan pemerintah, persoalan banjir di wilayah tersebut dapat segera ditangani secara bertahap dan berkelanjutan.
( Okta)












