Tangsel-Kabarmetro. co
Kreativitas warga Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, dalam mengatasi persoalan sampah patut diapresiasi. Bersama pihak kecamatan, warga dari 11 kelurahan bergotong royong membuat Teba Sampah Organik sebagai solusi pengelolaan sampah rumah tangga, Selasa (13/1/2026).
Kegiatan yang digelar oleh Kecamatan Pondok Aren ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya konkret dalam mengurangi volume sampah, khususnya sampah organik dari rumah tangga.
Camat Pondok Aren, H. Hendra, SH., M.Si, turut hadir dan terlibat langsung bersama warga dalam proses pembuatan Teba Sampah Organik. Kehadiran camat menjadi bentuk dukungan pemerintah kecamatan terhadap inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Teba Sampah Organik, yang juga dikenal sebagai Teba Modern, merupakan sistem inovatif pengolahan sampah organik di tingkat rumah tangga. Bentuknya menyerupai lubang sumur dengan kedalaman sekitar dua meter, diperkuat dengan beton dan ditutup rapat. Fungsinya sebagai komposter alami untuk mengurai sampah dapur seperti sisa makanan dan daun kering menjadi pupuk kompos.
Selain menghasilkan kompos yang bermanfaat untuk menyuburkan tanah, Teba Sampah Organik dinilai efektif dalam mengurangi ketergantungan pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sistem ini juga membantu mencegah genangan air di lingkungan permukiman karena mampu meningkatkan daya serap tanah.
Camat Pondok Aren, Hendra, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan respons atas meningkatnya persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan. Ia berharap inovasi Teba Sampah Organik dapat diterapkan secara luas oleh masyarakat sebagai solusi jangka panjang pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.
( Okta)












