Banjarbaru, Kabarmetro.co –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan turut ambil bagian dalam Pameran Hasil Produksi yang digelar untuk memeriahkan kegiatan Panen Raya Ketahanan Pangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Banjarbaru, Kamis (15/1). Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk menampilkan hasil karya dan produk unggulan Warga Binaan sebagai wujud nyata keberhasilan pembinaan kemandirian.
Dalam pameran tersebut, Lapas Narkotika Karang Intan menghadirkan beragam produk hasil karya Warga Binaan, mulai dari teh mint sebagai produk minuman herbal, sabun cuci hasil olahan mandiri, kain sasirangan khas Kalimantan Selatan, hingga karya kerajinan tangan berupa miniatur kapal dan miniatur tugu. Seluruh produk tersebut merupakan hasil pembinaan kemandirian yang selama ini dikembangkan melalui berbagai program pelatihan keterampilan di dalam lapas.
Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam pameran ini merupakan sarana untuk menunjukkan bahwa Warga Binaan mampu menghasilkan karya yang bernilai dan berdaya saing.
“Produk-produk yang kami tampilkan hari ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan. Ini menjadi bukti bahwa dengan pembinaan yang tepat, Warga Binaan mampu berkarya dan menghasilkan produk yang bermanfaat serta bernilai ekonomis,” ujar Yugo.
Ia menambahkan, kegiatan pameran ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan dan penguatan pembinaan kemandirian yang dicanangkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui keterlibatan dalam kegiatan produktif.
Melalui partisipasi aktif dalam pameran ini, Lapas Narkotika Karang Intan menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pembinaan kemandirian yang produktif dan inovatif, sekaligus mendukung terwujudnya Pemasyarakatan yang berdaya guna, berdaya saing, dan berkontribusi bagi masyarakat luas. (rhs)












