Tangsel.Kabarmetro.co
Upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir terus diperkuat. Kampung Sigap Bencana (KSB) resmi terbentuk di Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, sebagai bentuk perlindungan dan kesiapan bagi warga terdampak banjir, khususnya di Perumahan Maharta.
Pembentukan KSB tersebut tidak terlepas dari aksi cepat tanggap Tiga Pilar Kecamatan Pondok Aren dalam menangani banjir yang melanda kawasan tersebut. Lurah Pondok Kacang Timur, H. Murtado, turut turun langsung ke lapangan mengatur operasional dapur umum bagi warga terdampak banjir pada 23 Januari 2026.
Dalam keterangannya, H. Murtado menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Wali Kota Tangerang Selatan serta Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan atas dukungan penuh dalam pembentukan Kampung Sigap Bencana di wilayahnya.
> “Saya selaku Lurah Pondok Kacang Timur mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Tangerang Selatan dan Dinas Sosial Kota Tangsel atas terbentuknya Kampung Sigap Bencana ini. KSB ini terdiri dari pengurus yang berasal dari empat RW terdampak, dengan jumlah sekitar 50 orang,” ujar H. Murtado.
Ia menjelaskan, KSB Pondok Kacang Timur telah resmi dikukuhkan dengan H. Sugiono sebagai ketua. Pembentukan KSB ini juga menjadi yang pertama kali hadir di wilayah Pondok Kacang Timur dan telah memiliki Surat Keputusan (SK) Wali Kota Tangerang Selatan, sehingga memiliki dasar hukum yang kuat dalam pelaksanaannya.
Lebih lanjut, H. Murtado menegaskan bahwa keberadaan KSB sangat strategis dalam penanganan bencana, terutama banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
> “Kami sangat bangga dan mendukung penuh keberadaan KSB. Dengan adanya KSB, jika terjadi banjir di wilayah kami, dapur umum sudah siap dan dapat langsung beroperasi. Ini sangat membantu masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, kebutuhan logistik KSB ke depan akan didukung penuh oleh Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan melalui sistem lumbung logistik, sehingga pengurus KSB tidak perlu selalu mengambil bantuan langsung ke Dinas Sosial.
> “Semua kebutuhan akan selalu tersedia dari Dinsos karena nanti ada lumbung logistik. Tinggal mengambil di lumbung, tidak harus selalu ke Dinas Sosial,” jelas H. Murtado.
Dengan terbentuknya Kampung Sigap Bencana ini, Pemerintah Kelurahan Pondok Kacang Timur bersama masyarakat berharap penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat, terorganisir, dan mandiri, sehingga dampak banjir terhadap warga dapat diminimalisir.
( Okta)












