Tangsel-Kabarmetro.co
Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Tangerang Selatan (Tangsel) dilanda banjir yang tak kunjung surut selama beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut terjadi sejak Kamis (23/1/2026) dan berdampak langsung pada aktivitas belajar mengajar di lingkungan sekolah.
Genangan air yang cukup tinggi mengganggu kegiatan belajar tatap muka, sehingga pihak sekolah terpaksa menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) demi menjaga keselamatan dan kenyamanan siswa serta tenaga pendidik.
Selain dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi, banjir diduga terjadi akibat saluran drainase di sekitar sekolah yang tersumbat. Seorang warga setempat menyebutkan, air sulit mengalir meskipun hujan telah reda, sehingga genangan tetap bertahan dalam waktu lama.
Berbagai upaya penanganan telah dilakukan. Pihak sekolah disebut telah meminta bantuan kepada sejumlah instansi, mulai dari petugas pemadam kebakaran (Damkar) hingga layanan sedot WC. Namun demikian, genangan air masih kerap muncul dan belum dapat ditangani secara maksimal.
Kondisi tersebut membuat lingkungan sekolah tidak memungkinkan untuk pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara langsung. Oleh karena itu, manajemen SMAN 4 Tangerang Selatan memutuskan untuk memberlakukan PJJ sementara waktu hingga situasi dinyatakan aman dan kembali normal.
Hingga kini, warga sekitar dan pihak sekolah berharap adanya penanganan serius dari instansi terkait terhadap sistem drainase di kawasan tersebut. Langkah tersebut dinilai penting agar kejadian serupa tidak terus berulang, khususnya saat musim hujan.
( 0kta)












