Berita

DWP Dinsos Tangsel Berbagi Sembako dan Motivasi untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Yayasan Sayap Ibu

×

DWP Dinsos Tangsel Berbagi Sembako dan Motivasi untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Yayasan Sayap Ibu

Sebarkan artikel ini

Tangsel-Kabarmetro.co

 

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan menggelar kegiatan sosial berbagi sembako dan literasi bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang berada di bawah naungan Yayasan Sayap Ibu. Kegiatan berlangsung di Gedung Perpustakaan dan Arsip Kota Tangerang Selatan, Jalan Ciater Raya Nomor 101, Serpong, Rabu (21/5/2026).

Kegiatan tersebut diisi dengan pemberian bantuan sembako, edukasi literasi bahasa, serta aktivitas pengembangan motorik halus melalui kegiatan mewarnai bersama anak-anak ABK. Acara berlangsung penuh kehangatan dan menjadi bentuk kepedulian sosial terhadap anak-anak berkebutuhan khusus serta keluarga dan para pendampingnya.

Ketua DWP Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan, Hj. Diana Heli Selamet, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan nyata kepada anak-anak ABK serta para orang tua dan pengasuh yang selama ini dengan penuh kesabaran mendampingi mereka.

“Hari ini Dharma Wanita Persatuan Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan ingin berbagi dengan adik-adik Anak Berkebutuhan Khusus yang dibina oleh Yayasan Sayap Ibu. Kami ingin memberikan motivasi dan semangat agar potensi yang dimiliki anak-anak ABK, sekecil apa pun, dapat terus dioptimalkan,” ujarnya.

Menurut Diana, anak-anak berkebutuhan khusus merupakan anugerah yang harus diterima dengan penuh kasih sayang dan ketulusan. Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman agar anak-anak dapat tumbuh serta belajar secara optimal, baik secara fisik maupun emosional.

“Anak akan berkembang ketika merasa aman. Karena itu, keluarga dan lingkungan harus memberikan empati, dukungan, serta kesempatan belajar yang adil bagi mereka,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa anak-anak ABK membutuhkan akses layanan yang tepat, mulai dari terapi, alat bantu, kurikulum adaptif, hingga strategi komunikasi yang sesuai dengan kondisi masing-masing anak. Selain itu, menurutnya, pembelajaran bagi anak ABK harus memiliki tujuan yang jelas, bertahap, dan realistis sesuai kemampuan anak.

“Jangan membandingkan mereka dengan anak-anak normal pada umumnya. Namun kita harus melihat sisi lain yang bisa dikembangkan, seperti keterampilan, kreativitas, dan kemampuan emosional mereka,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Diana juga mengingatkan para orang tua agar selalu bersabar dan tidak melakukan kekerasan terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Ia mengajak orang tua untuk menerima kondisi anak dengan ikhlas dan terus belajar mengenai pola pengasuhan serta stimulasi yang tepat.

“Orang tua harus menerima kondisi anak tanpa syarat. Itu adalah anugerah dari Allah SWT. Kemudian terus belajar bagaimana memberikan pola asuh yang tepat agar potensi anak dapat berkembang secara maksimal,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Pokja Lanjut Usia Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan, Mayanthy Wulandari, turut mengapresiasi Yayasan Sayap Ibu yang dinilai telah sabar dan tulus dalam membimbing anak-anak ABK.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Sayap Ibu yang sudah luar biasa dalam membina dan mendampingi anak-anak ABK. Semoga diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan aktivitas mulia ini,” ungkap Mayanthy.

Ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki keunikan dan potensi masing-masing yang harus terus dikembangkan, baik dari sisi emosional, spiritual, maupun keterampilan.

“Walaupun ada keterbatasan dari sisi intelektual, mereka tetap memiliki potensi lain yang dapat dikembangkan. Anak-anak ABK juga bisa mandiri jika terus dibimbing dengan penuh kesabaran dan kasih sayang,” jelasnya.

Mayanthy berharap kegiatan seperti ini dapat terus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap anak-anak berkebutuhan khusus sekaligus memberikan motivasi kepada para orang tua agar tetap kuat dan ikhlas dalam mendampingi anak-anak mereka.

Kegiatan sosial tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan sembako dan sesi interaksi bersama anak-anak ABK dalam suasana penuh kebersamaan dan keceriaan.

( Okta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *