Tangsel-Kabarmetro.co
Gubernur Banten Andra Soni didampingi Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie melakukan kunjungan kerja ke SMA PGRI 56 dan SMAN 1 Kota Tangerang Selatan pada Selasa (2/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau pelaksanaan Program Sekolah Gratis (PSG) dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah berjalan di wilayah Kota Tangerang Selatan.
Turut mendampingi Gubernur Banten dalam kegiatan tersebut antara lain Asisten Daerah I Kota Tangerang Selatan Chaerudin, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten Jamaludin, Anggota DPRD Provinsi Banten Yudi Wibowo, Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan Maria Teresa dan Mulyanah Anwar, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan Deden Deni, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Alin Hendralin, Camat Ciputat Mamat, Kepala SMAN 1 Kota Tangerang Selatan Lina Nurlina, serta Danramil Ciputat Mayor Inf. Tarsan.
Dalam keterangannya, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa Program Sekolah Gratis merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Melalui kerja sama dengan sekolah swasta, pemerintah memberikan dukungan pembiayaan pendidikan sehingga siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.
Menurutnya, bertambahnya jumlah peserta didik juga berdampak pada peningkatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sehingga sekolah memiliki keleluasaan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Selain itu, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal.
“Program sekolah gratis ini bertujuan memastikan seluruh anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak. Kami ingin pelayanan pendidikan berjalan secara adil, transparan, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun,” ujar Andra Soni.
Selain meninjau Program Sekolah Gratis, Gubernur juga memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 1 Kota Tangerang Selatan. Ia menjelaskan bahwa pada hari kunjungan berlangsung, pihak sekolah meminta distribusi makanan dilakukan lebih awal karena siswa sedang menjalani ujian sehingga dapat langsung menerima makanan setelah menyelesaikan kegiatan belajar.
Andra Soni juga menyoroti proses verifikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang sedang berlangsung. Ia berharap seluruh proses penerimaan peserta didik baru dapat berjalan secara transparan, objektif, dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh calon siswa.
“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan yang sama, adil, dan transparan. Tidak boleh ada intervensi terhadap kepala sekolah maupun panitia. Biarkan sistem berjalan sebagaimana mestinya demi terciptanya kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyampaikan bahwa kunjungan tersebut mencakup dua agenda utama, yakni pemantauan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru serta distribusi Program Makan Bergizi Gratis bagi siswa tingkat SMA.
Menurut Benyamin, kedua program tersebut berjalan dengan baik di Kota Tangerang Selatan dan diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
“Program Sekolah Gratis yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Banten akan sangat membantu masyarakat, khususnya siswa yang belum diterima di sekolah negeri. Mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan di sekolah swasta terdekat dengan dukungan pembiayaan dari APBD Provinsi Banten,” kata Benyamin.
Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah lebih dahulu menjalankan program bantuan biaya pendidikan bagi siswa SMP swasta sejak tahun 2022. Program tersebut menyasar sekitar 5.000 siswa setiap tahunnya dengan bantuan biaya personal pendidikan yang terus mengalami peningkatan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala SMAN 1 Kota Tangerang Selatan Lina Nurlina menyambut baik kunjungan Gubernur Banten beserta rombongan. Menurutnya, monitoring yang dilakukan menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan kepada peserta didik.
Lina mengungkapkan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 1 Kota Tangerang Selatan selama ini berjalan lancar. Bahkan, pihak sekolah secara aktif berkoordinasi dengan penyedia layanan gizi untuk menyesuaikan kebutuhan siswa, termasuk menerima berbagai masukan terkait menu makanan.
“Alhamdulillah program MBG di sekolah kami berjalan dengan baik. Hari ini karena siswa sedang mengikuti ujian, makanan kami distribusikan langsung ke ruang ujian agar setelah selesai mereka bisa langsung mengonsumsinya. Kami juga terus berkomunikasi dengan pihak penyedia layanan terkait masukan dari siswa mengenai variasi menu,” jelas Lina.
Ia menambahkan bahwa Program Sekolah Gratis sangat membantu masyarakat, terutama siswa dari keluarga kurang mampu yang belum memperoleh kesempatan bersekolah di sekolah negeri.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan, diharapkan Program Sekolah Gratis serta Program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan optimal dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemerataan akses pendidikan di Provinsi Banten, khususnya Kota Tangerang Selatan.
( Okta)












