Berita

Kepala Kemenag Tangsel Hadiri Wisuda Tahfidz SMPN 11, Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berprestasi

×

Kepala Kemenag Tangsel Hadiri Wisuda Tahfidz SMPN 11, Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berprestasi

Sebarkan artikel ini

Tangsel-Kabarmetro.co

 

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifaudin, menghadiri Wisuda Tahfidzul Qur’an Angkatan ke-2 SMP Negeri 11 Kota Tangerang Selatan yang berlangsung di Rawa Buntu, Serpong, Kamis (11/6/2026). Sebanyak 37 siswa dan siswi mengikuti prosesi wisuda sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menghafal dan menjaga Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Ahmad Rifaudin menegaskan bahwa wisuda tahfidz bukanlah akhir dari perjalanan bersama Al-Qur’an, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus menjaga hafalan serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus digitalisasi yang semakin kuat, Al-Qur’an harus menjadi pedoman utama dalam membentuk karakter generasi muda. Ia berharap para wisudawan tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan spiritualitas yang kuat.

“Di tengah derasnya arus digitalisasi dan berbagai tantangan moral, Al-Qur’an harus menjadi benteng yang hidup dalam sikap, tutur kata, pergaulan, serta cita-cita anak-anak kita. Kami berharap dari SMP Negeri 11 Kota Tangerang Selatan akan lahir generasi Qurani yang menjadi ilmuwan, dokter, guru, pemimpin, dan tokoh masyarakat yang memiliki kecerdasan sekaligus cahaya petunjuk Allah dalam hatinya,” ujarnya.

Selain itu, Ahmad Rifaudin juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan guru pembimbing tahfidz yang telah berperan besar dalam mendampingi para siswa selama proses menghafal Al-Qur’an. Ia menilai keberhasilan seorang hafizh dan hafizhah merupakan hasil sinergi yang kuat antara keluarga, sekolah, dan para pendidik.

Kegiatan wisuda tahfidz ini diharapkan dapat semakin menumbuhkan budaya mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Melalui kolaborasi yang erat antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, diharapkan lahir generasi Qurani yang cerdas, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan negara.

( Okta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *