Karang Intan, Kabarmetro.co –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan melalui pemberian akses pendidikan tinggi bagi warga binaan. Warga binaan mengikuti program perkuliahan jenjang S1 secara daring melalui Zoom Meeting yang diselenggarakan oleh Universitas PGRI Kalimantan, Sabtu (13/06/2026).
Kegiatan perkuliahan tersebut menghadirkan mata kuliah Pengantar Kewirausahaan yang disampaikan oleh dosen Universitas PGRI Kalimantan, M. Ridhoni. Pelaksanaan kegiatan diikuti dengan antusias oleh warga binaan dan didampingi langsung oleh petugas Lapas, Ardian, guna memastikan kegiatan berjalan tertib, lancar, dan sesuai ketentuan.
Melalui program ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk tetap melanjutkan pendidikan tinggi meskipun sedang menjalani masa pembinaan. Materi kewirausahaan yang diberikan diharapkan dapat membuka wawasan baru terkait pengembangan ide usaha, kemandirian ekonomi, serta kesiapan untuk kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang lebih baik.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam mendorong pembinaan yang produktif, edukatif, dan berorientasi pada masa depan warga binaan. Selain meningkatkan pengetahuan, program ini diharapkan mampu membangun motivasi dan kepercayaan diri warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri.
Dosen Universitas PGRI Kalimantan, M. Ridhoni, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan perkuliahan bagi warga binaan di dalam lapas.
“Kegiatan ini merupakan langkah positif dalam memberikan akses pendidikan yang setara bagi semua kalangan. Materi kewirausahaan sangat penting untuk membekali mahasiswa, termasuk warga binaan, agar memiliki pola pikir mandiri, kreatif, dan siap menghadapi tantangan setelah selesai menjalani masa pembinaan,” ujar M. Ridhoni.
Sementara itu, petugas pendamping kegiatan, Ardian, menegaskan bahwa program pendidikan ini menjadi salah satu bentuk nyata pembinaan yang berkelanjutan di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan.
“Kami memastikan kegiatan perkuliahan ini berjalan dengan tertib dan kondusif. Program ini sangat bermanfaat karena tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membuka peluang bagi warga binaan untuk memiliki masa depan yang lebih baik melalui pendidikan,” ungkap Ardian.
Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan berbasis pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya membentuk warga binaan yang lebih berdaya, mandiri, dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat. (nta).














