Tangsel-Kabarmetro.co
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifaudin, menghadiri peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang diselenggarakan Pemerintah Kota Tangerang Selatan bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), Rabu (24/6/2026), di Masjid Islamic Center Baiturrahmi, Serpong.
Kegiatan yang mengusung tema “Tahun Baru Islam dan Transformasi Diri Perspektif Neurosains dan Nilai-Nilai Hijrah” tersebut dihadiri oleh Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna, serta menghadirkan dr. Aisah Dahlan sebagai narasumber kajian.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Rifaudin mengajak masyarakat menjadikan momentum 1 Muharram sebagai sarana introspeksi dan perbaikan diri. Menurutnya, makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara fisik, tetapi juga sebagai transformasi sikap dan perilaku dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, khususnya di era digital saat ini.
Ia menekankan pentingnya perubahan ke arah yang lebih baik, mulai dari meninggalkan hal-hal yang melalaikan menuju aktivitas yang bermanfaat, dari budaya saling menyalahkan menjadi saling menguatkan, hingga menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kota Tangerang Selatan membutuhkan masyarakat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual. Kemajuan kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, melainkan juga dari kualitas akhlak masyarakatnya,” ujar Ahmad Rifaudin.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengajak masyarakat untuk memperkuat niat dalam menunaikan ibadah haji sejak dini dengan mulai menabung secara terencana. Menurutnya, langkah tersebut penting mengingat masa tunggu keberangkatan haji di Kota Tangerang Selatan yang saat ini dapat mencapai sekitar 26 tahun.
Benyamin berharap masyarakat yang telah memiliki niat untuk menunaikan ibadah haji dapat mempersiapkan diri lebih awal sehingga cita-cita tersebut dapat terwujud. Ia juga menegaskan bahwa semangat keagamaan harus menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan Tangerang Selatan sebagai kota yang cerdas, modern, dan religius.
Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menginspirasi masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis dan berdaya guna bagi kemajuan daerah.
( Okta)














