BeritaBlog

*Harapan Panen Buyar, Pedagang Bendera Pinggir Jalan Menjerit Sepi Pembeli Jelang HUT ke-81 RI*

×

*Harapan Panen Buyar, Pedagang Bendera Pinggir Jalan Menjerit Sepi Pembeli Jelang HUT ke-81 RI*

Sebarkan artikel ini

*Kabarmetro.co-* Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, denyut kemeriahan semestinya mulai terasa di pinggir-pinggir jalan protokol,

Namun, suasana berbeda terlihat pada lapak para pedagang bendera musiman. Kurang dari sepuluh hari menuju 17 Agustus 2026, para penjual atribut kemerdekaan ini justru mengeluhkan omzet yang merosot tajam akibat minimnya pembeli.

Deretan bendera Merah Putih, umbul-umbul, hingga rumbai hiasan yang berkibar di beberapa sudut jalan protokol kabupaten Pemalang,belum mampu menarik minat warga seperti tahun-tahun sebelumnya.

Achmad ( 50 ) salah seorang pedagang bendera musiman asal Garut yang berjualan di kawasan Pemalang kota, mengaku pendapatannya turun hingga setengahnya dibandingkan tahun lalu.

Tahun ini sangat sepi. Biasanya seminggu sebelum 17 Agustus pembeli sudah ramai mencari bendera baru atau menghias gapura. Sekarang, seharian kadang hanya laku satu atau dua lembar saja,” ujar Achmad saat ditemui di lapaknya, Jumat (7/8).

Para pedagang menduga lesunya penjualan di jalanan disebabkan oleh pergeseran pola belanja masyarakat. Banyak warga, terutama tingkat RT atau perorangan, kini lebih memilih memesan atribut kemerdekaan melalui lokapasar atau toko online yang menawarkan harga lebih murah tanpa harus panas-panasan di jalan.

Kendati harga jual bendera masih stabil berkisar dari Rp20.000 hingga Rp50.000 tergantung ukuran masing- masing, daya beli masyarakat secara langsung di lapak fisik tampak menurun drastis.

Di tengah himpitan tren digital dan melemahnya transaksi langsung, para pedagang di jalanan hanya bisa pasrah. Mereka berharap dalam sisa waktu beberapa hari jelang hari H proklamasi, ada lonjakan pembeli mendadak dari warga setempat yang membutuhkan perlengkapan mendesak untuk merayakan kemerdekaan di lingkungan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *