Tangsel-Kabarmetro.co
Ribuan warga, khususnya masyarakat Kelurahan Pondok Ranji, memadati halaman Kantor Kelurahan Pondok Ranji, Selasa malam (25/8/2026). Mereka antusias menyaksikan malam penutupan Festival Budaya Betawi yang digelar sebagai rangkaian Pesta Rakyat Kelurahan Pondok Ranji.
Sejak pagi, rangkaian kegiatan telah berlangsung dengan pengajian yang dihadiri ibu- ibu Majelis Taklim Al- Hidayah Kelurahan disertai Tausiyah Agama. hingga siang hari. Kemeriahan kemudian berlanjut pada malam hari dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya Betawi.
Sejumlah kesenian tradisional ditampilkan, mulai dari tradisi palang pintu, tari-tarian Betawi, hingga berbagai hiburan budaya lainnya. Acara juga dirangkaikan dengan pemberian hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang sebelumnya digelar dalam rangkaian festival.
Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir, di antaranya Sekretaris Kecamatan Ciputat Timur Fiqri Yanuardi Putra, Ketua Paguyuban Tokoh Pondok Ranji Mayor CZi Asep Hidayat, tokoh masyarakat H. Wahyu Komarudin, Lurah Pondok Ranji Midih, Lurah Rempoa Hendra Pratama, Lurah Hormat Cempaka- Putih Tarmizi, Sekretaris Kelurahan Asmin, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Mewakili Pemerintah Kecamatan Ciputat Timur, Fiqri Yanuardi Putra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada para tokoh masyarakat, panitia, RT, RW, dan seluruh warga yang telah mendukung serta menyukseskan acara ini dari pagi hingga malam. Semoga ke depan masyarakat Pondok Ranji semakin kompak, guyub, dan terus menjaga kebersamaan,” ujar Fiqri.
Sementara itu, Lurah Pondok Ranji Midih menyampaikan apresiasi kepada ribuan warga yang hadir dan ikut memeriahkan Pesta Rakyat Festival Budaya Betawi Pondok Ranji.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran untuk mencintai, menjaga, dan melestarikan budaya Betawi.
“Terima kasih kepada ribuan warga yang hadir dan ikut meramaikan Pesta Rakyat Festival Budaya Betawi Pondok Ranji. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih mencintai, menjaga, dan melestarikan budaya yang ada,” kata Midih.
Midih juga menyinggung keberadaan para pedagang yang turut meramaikan kegiatan. Ia mengatakan, pada pelaksanaan festival tersebut para pedagang diberikan kesempatan berjualan dengan catatan tetap menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.
“Khusus hari ini pedagang kami berikan kebebasan untuk berdagang dengan catatan menjaga kebersihan dan lingkungan. Namun, setelah kegiatan ini selesai, besok sudah tidak diperbolehkan lagi. Ini bagian dari aturan yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.
Malam penutupan Festival Budaya Betawi Pondok Ranji berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Antusiasme masyarakat menjadi gambaran kuatnya semangat gotong royong sekaligus kepedulian warga dalam menjaga dan melestarikan seni serta budaya Betawi di tengah perkembangan zaman.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah, tokoh masyarakat, RT/RW, panitia, dan seluruh warga Kelurahan Pondok Ranji.
( Okta)














