Tangsel-Kabarmetro.co
Kesebelasan CIE Allstar berhasil keluar sebagai juara Grand Final Jurtim Cup XVII Tahun 2026 setelah mengalahkan BBP Wonogiri FC dengan skor 2-0. Pertandingan final berlangsung di Lapangan Jurang Mangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Minggu (30/8/2026).
Kemenangan tersebut mengantarkan CIE Allstar meraih trofi juara sekaligus uang pembinaan sebesar Rp60 juta. Sementara BBP Wonogiri FC yang menempati posisi runner-up berhak membawa pulang piala dan uang pembinaan sebesar Rp35 juta.
Pertandingan final berlangsung meriah dan disaksikan antusias oleh masyarakat. Usai laga, rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para juara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan H. Mukroni, Camat Pondok Aren H. Hendra, serta Lurah Jurang Mangu Timur H. Ahmad Gozali, bersama unsur masyarakat dan panitia penyelenggara.
Dalam sambutannya, Kadispora Kota Tangerang Selatan H. Mukroni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Jurtim Cup XVII.
Menurutnya, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi masyarakat melalui olahraga.
“Atas nama Pemerintah Kota Tangerang Selatan, kami mengapresiasi seluruh lapisan masyarakat yang terus menjalin silaturahmi melalui wadah olahraga ini,” ujar Mukroni.
Ia menilai penyelenggaraan Jurtim Cup XVII menunjukkan bahwa masyarakat Kecamatan Pondok Aren mampu menghadirkan turnamen yang berkualitas sekaligus menjadi ruang positif bagi masyarakat di tengah keberagaman sosial dan budaya.
Mukroni juga berharap kegiatan tersebut dapat terus ditingkatkan, terutama dalam mendorong prestasi olahraga di Kota Tangerang Selatan.
“Selamat dan sukses kepada seluruh pihak serta para peserta yang berprestasi. Mudah-mudahan apa yang sudah baik dapat menjadi lebih baik lagi di masa mendatang,” katanya.
CAMAT PONDOK AREN APRESIASI PANITIA
Sementara itu, Camat Pondok Aren H. Hendra memberikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat yang telah menyukseskan pelaksanaan Jurtim Cup XVII.
Ia menilai keberadaan turnamen tersebut memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya dalam bidang olahraga, tetapi juga sebagai sarana hiburan dan penggerak aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sekitar lokasi pertandingan.
Hendra juga mengapresiasi upaya pengelola dan masyarakat dalam memanfaatkan Lapangan Jurang Mangu Timur sehingga kembali menjadi fasilitas yang dapat digunakan untuk kegiatan positif.
“Lapangan yang sebelumnya terbengkalai kini bisa dimanfaatkan kembali dan menjadi sarana hiburan bagi masyarakat. Selain olahraga, kegiatan seperti ini juga memberikan dampak terhadap perputaran UMKM,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan olahraga tersebut dapat terus menjadi wadah silaturahmi antartim sepak bola maupun masyarakat.
Hendra juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan selama turnamen berlangsung. Menurutnya, panitia perlu terus berkoordinasi dengan unsur TNI dan Polri untuk memastikan seluruh pertandingan berjalan aman dan kondusif.
Ia menilai pelaksanaan Jurtim Cup XVII tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
LURAH JURANG MANGU TIMUR: Jurtim Cup Sudah Berlangsung 17 Kali
Lurah Jurang Mangu Timur H. Ahmad Gozali mengatakan Jurtim Cup merupakan kegiatan rutin yang telah memasuki penyelenggaraan ke-17.
Ia mengapresiasi dukungan panitia, warga sekitar, pengelola lapangan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Karang Taruna, serta berbagai unsur masyarakat yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurut Gozali, persiapan turnamen telah dilakukan sekitar dua bulan. Seluruh pihak bersama-sama menjaga dan merawat lapangan agar dapat digunakan secara berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi dan mendukung panitia, warga sekitar, serta pengelola lapangan. Berkat kerja sama semua unsur, kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik,” ujarnya.
Gozali berharap Jurtim Cup dapat terus digelar setiap tahun dan menjadi kegiatan yang selalu dinantikan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga sportivitas, termasuk dalam hal keputusan wasit yang dinilai harus profesional dan adil agar tidak menimbulkan ketidakpuasan dari para pemain maupun tim.
“Untuk evaluasi ke depan, yang paling penting adalah saling menjaga sportivitas. Wasit juga harus adil dan profesional,” katanya.
PENYERAHAN HADIAH SEMARAK
Kemeriahan Grand Final Jurtim Cup XVII semakin terasa saat prosesi penyerahan hadiah kepada para juara. Acara tersebut ditutup dengan pesta kembang api yang membuat suasana semakin meriah dan mendapat sambutan antusias dari warga yang hadir.
Selain hadiah bagi para juara, panitia juga menyediakan berbagai doorprize yang disiapkan oleh Karang Taruna Kecamatan Pondok Aren. Hadiah tersebut antara lain kulkas, televisi, mesin cuci, kompor, kipas angin, setrika, dan dispenser.
Penyelenggaraan Jurtim Cup XVII Tahun 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan bibit-bibit pesepak bola berprestasi, tetapi juga semakin mempererat persaudaraan dan silaturahmi masyarakat melalui olahraga.
( Okta)














