Berita

Di tengah Lautan Jamaah Maulid Akbar Habib Idrus Al Bahr Pekalongan, Sosok Rizal Bawazier Jadi Perhatian 

×

Di tengah Lautan Jamaah Maulid Akbar Habib Idrus Al Bahr Pekalongan, Sosok Rizal Bawazier Jadi Perhatian

Sebarkan artikel ini

*Kabarmetro.co-* Kauman Pekalongan seakan berubah menjadi lautan manusia! Ribuan jamaah memadati kawasan tersebut, pada jumat (18/9) dalam gelaran Maulid Akbar Habib Idrus Al Bahr 2026. Gema sholawat membahana, menyatukan ulama, santri, tokoh masyarakat dan warga dalam suasana religius yang penuh khidmat.

Di tengah lautan jamaah, hadir Rizal Bawazier, Anggota Komisi VI DPR RI, yang turut mengikuti momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, yang merupakan agenda tahunan syiar sholawat dan telah berlangsung selama bertahun-tahun melalui majelis asuhan Al Habib Idrus bin Alwy bin Husain Al Bahr.

Kegiatan diselenggarakan Yayasan Simthudduror Pekalongan bersama santri, jemaah dan tokoh masyarakat.

Rangkaian acara diawali Salat Jumat di Masjid Jami’ Kauman, kemudian dilanjutkan kirab menyusuri Jalan KH Wahid Hasyim hingga menuju lokasi utama pengajian akbar di kediaman Habib Idrus Al Bahr, Kauman Ledok.

Rizal Bawazier : Jadikan Maulid Memperkuat Momentum Ukhuwah Kehadiran Rizal Bawazier memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Momentum Maulid menjadi ruang silaturahmi sekaligus pengingat pentingnya menjaga persaudaraan dan kerukunan masyarakat.

Mari kita jadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk semakin mencintai Rasulullah SAW sekaligus memperkuat ukhuwah. Perbanyak sholawat, jaga silaturahmi dan jangan mudah terpecah oleh perbedaan, kecintaan kepada Rasulullah harus diwujudkan melalui akhlak dan kepedulian kepada sesama,” ujar Rizal Bawazier 

Dari Kauman Menjadi Pesan Kebersamaan Antusiasme ribuan jamaah menunjukkan kuatnya tradisi syiar sholawat di Kota Pekalongan. Mereka hadir bukan hanya untuk mengikuti pengajian, tetapi juga mempererat silaturahmi dan merawat kebersamaan.

Dari Kauman, pesan religius pun menggema: cinta Rasul, persaudaraan dan kerukunan harus terus dijaga.

Mari kita bawa semangat Maulid ini dalam kehidupan sehari-hari. Saling menghormati, saling membantu dan bersama-sama menjaga kedamaian. Semoga masyarakat Pekalongan dan sekitarnya semakin guyub, rukun dan penuh keberkahan,” Ungkap Rizal 

Kauman Bersholawat, Pekalongan Bersatu Cinta Rasul Menjadi Energi Untuk Merawat Persaudaraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *