BANJARMASIN, kabarmetro.co-
Pengembangan keterampilan di bidang perikanan menjadi salah satu bagian dari pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin. Salah satu kegiatan yang dapat memberikan pengalaman praktis adalah budidaya lobster air tawar, yang memperkenalkan proses pemeliharaan hewan air secara terencana.
Dalam kegiatan ini, WBP mempelajari pengelolaan wadah budidaya, pemberian pakan sesuai kebutuhan, pemantauan kualitas air, serta pengamatan kondisi dan pertumbuhan lobster. Mereka juga diperkenalkan pada pentingnya menyediakan tempat berlindung dan memperhatikan kondisi lingkungan pemeliharaan. Pengetahuan tersebut diperlukan untuk mendukung proses budidaya yang teratur dan mengurangi risiko gangguan selama pemeliharaan.
Kalapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan bahwa kegiatan keterampilan perikanan dapat memperluas wawasan WBP mengenai berbagai peluang usaha yang tersedia.
“Pembinaan kemandirian di bidang perikanan diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan pengalaman yang berguna bagi WBP. Kami ingin keterampilan yang dipelajari dapat menjadi bekal untuk membangun usaha produktif serta meningkatkan kesiapan mereka ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Banjarmasin terus berupaya menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada pengembangan kemampuan, kedisiplinan, dan kemandirian WBP. (HUMAS LAPAS BANJARMASIN)














