Daerah

Dinkes Tangsel Gencarkan Skrining TBC Terintegrasi CKG Sasar 100 Warga Kecamatan Ciputat

0
×

Dinkes Tangsel Gencarkan Skrining TBC Terintegrasi CKG Sasar 100 Warga Kecamatan Ciputat

Sebarkan artikel ini

Ciputat
KabarMetro.co

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan terus menggencarkan program skrining Tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang semester kedua tahun 2026.

Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Ciputat, Kamis (5/11/2026), dengan menyasar masyarakat Kecamatan Ciputat, khususnya warga Kelurahan Sawah.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan deteksi dini penyakit TBC sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

Ditemui KabarMetro.co di lokasi kegiatan, Evi, salah satu panitia sekaligus penanggung jawab kegiatan dari Puskesmas, menjelaskan bahwa program tersebut menggabungkan pemeriksaan skrining TBC dengan layanan Cek Kesehatan Gratis.

“Jadi, pemeriksaannya meliputi deteksi penyakit tuberkulosis, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan CKG, seperti pemeriksaan fisik, cek gula darah sewaktu, serta konsultasi dengan dokter umum,” jelas Evi.

Ia menyampaikan, kegiatan tersebut menargetkan sebanyak 100 peserta. Sasaran pemeriksaan tidak hanya terbatas bagi warga Kelurahan Sawah, tetapi juga terbuka bagi masyarakat dari wilayah lain yang berada dalam jangkauan pelayanan Puskesmas.

Menurutnya, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Bahkan, kuota sebanyak 100 peserta telah terpenuhi dan kegiatan selanjutnya difokuskan pada penyelesaian pelayanan pemeriksaan seluruh peserta.

“Antusiasme warga cukup banyak. Untuk sasaran 100 orang sudah terpenuhi, sehingga saat ini tinggal menyelesaikan pelayanan pemeriksaannya,” ungkapnya.

Evi menambahkan, seluruh peserta juga mendapatkan pemeriksaan rontgen sebagai bagian dari rangkaian skrining TBC guna membantu mendeteksi kemungkinan adanya penyakit tersebut.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini merupakan program Kementerian Kesehatan yang bersinergi dengan Dinas Kesehatan. Sementara itu, Puskesmas di masing-masing wilayah kerja bertanggung jawab terhadap pelaksanaan teknis di lapangan.

Peserta kegiatan juga mendapatkan penggantian biaya transportasi sebesar Rp30.000 dari Kementerian Kesehatan.

Lebih lanjut, Evi berharap kegiatan serupa dapat mendorong masyarakat agar semakin peduli terhadap kondisi kesehatannya dan memiliki inisiatif untuk melakukan pemeriksaan secara rutin.

“Harapannya, ke depan masyarakat semakin aktif dan antusias memeriksakan kesehatannya. Dengan begitu, kondisi kesehatan masing-masing bisa diketahui lebih dini, sehingga apabila ditemukan masalah kesehatan dapat segera ditindaklanjuti,” tutupnya.

Melalui program skrining TBC terintegrasi CKG ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan diharapkan dapat memperluas jangkauan deteksi dini TBC sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *