Tangerang- kabarMetro. co
Proyek U-dhit yang di anggarkan untuk membantu masyarakat sekitar lokasi kegiatan supaya tidak terjadi genangan air sehingga ketika musim penghujan air dapat mengalir dengan lancar.
Namun tujuan pemerintah sering di jadikan azaz manfaat oleh sebagian orang entah secara pribadi maupun golongan untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya dengan mengorbankan kepentingan masyarakat sekitar yang seharusnya dapat menikmati hasil dan manfaat dari kegiatan proyek tersebut
Saat Kartusi sebagai Kabidkam DPP Perkumpulan Trisula Bakti Nusantara melakukan control sosial di wilayah Kp Tegal pada Rt 04/03 Desa Kali asin Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang Banten, di temukan kegiatan pembangunan saluran air ( U-dhit) yang di kerjakan asal jadi, pasalnya bahan material yang di gunakan banyak yang pecah dan masih tetap di pasang serta pemasangan U-dhit dalam kondisi air menggenang ( banjir) juga tanpa alasan dasar.
” Jadi ketika saya sedang melakukan control sosial di sana saya liat bahan matrial yang di gunakan banyak pecah/rijek dan waktu pemasangan juga dalam kondisi air banjir/menggenang, dan kegiatan itu tidak adanya papan informasi Publik sehingga menyulitkan masyarakat untuk mengetahui kegiatan itu asalnya darimana dan berapa besaran anggarannya, para pekerja juga tidak menggunakan K3/APD, ” Ujar Kartusi
Hingga berita ini di terbitkan pihak pengawas maupun PPATK kegiatan tersebut belum dapat di konfirmasi.
( Rin/Tim )












