Tangsel-Kabarmetro.co
Komunitas Ertiga Solution Base Tangerang Raya menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) dan santunan anak yatim bertajuk “Ramadhan Ceria Penuh Warna” di Aula Kecamatan Ciputat Timur, Minggu (1/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 21 anak yatim yang mayoritas berasal dari Kampung Pladen dan Pondok Ranji, wilayah Kecamatan Ciputat Timur, menerima santunan sebagai bentuk kepedulian sosial komunitas di bulan suci Ramadan.
Ketua Umum Nasional Ertiga Solution, Anton Wijaya, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin komunitas yang tersebar di berbagai daerah. Ia menjelaskan, secara nasional Ertiga Solution memiliki 44 base (basis wilayah), di mana masing-masing wilayah melaksanakan kegiatan sosial secara mandiri.
“Hari ini khusus Base Tangerang Raya melaksanakan buka puasa bersama dan santunan anak yatim untuk wilayah Tangerang dan sekitarnya. Ada 21 anak yatim yang kami santuni. Di bulan penuh berkah ini, kami ingin menambah lembaran kebaikan,” ujar Anton.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan kali kedua yang dilaksanakan di wilayah tersebut, setelah sebelumnya juga pernah mengadakan kegiatan serupa. Ke depan, pihaknya berharap kegiatan sosial tidak hanya bermanfaat bagi internal keluarga besar Ertiga Solution, tetapi juga semakin luas dirasakan masyarakat.
“Harapannya bukan hanya menjadi kebaikan bagi internal keluarga besar, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat bagi sesama,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Muhamad Sudin menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara yang berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kekhidmatan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
“Alhamdulillah acara berjalan lancar. Insya Allah tahun depan bisa kembali terselenggara dengan lebih baik. Semoga melalui buka puasa bersama ini kita mendapatkan keberkahan dan syafaat dari Allah SWT,” ungkapnya.
Sudin juga menuturkan bahwa jumlah anggota Ertiga Solution di wilayah Tangerang Selatan saat ini mencapai sekitar 105 orang yang terbagi dalam tiga base. Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat menjadi teladan bagi komunitas lain.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi komunitas lain, menjadi komunitas yang berkelas, memperkuat silaturahmi, serta menjaga interaksi yang harmonis antaranggota dan antarumat beragama,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan buka puasa yang berlangsung penuh keakraban, mempererat tali silaturahmi antaranggota komunitas dan masyarakat sekitar.
( Okta)














