Berita

Kalapas Banjarmasin Dorong Produktivitas WBP Melalui Pembuatan Tempe

×

Kalapas Banjarmasin Dorong Produktivitas WBP Melalui Pembuatan Tempe

Sebarkan artikel ini

Banjarmasin, Kabarmetro.co

Program pembinaan kemandirian terus dijalankan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banjarmasin. Pada Minggu (31/08) pukul 10.00 WITA, kegiatan pembuatan tempe kembali dilaksanakan oleh Warga Binaan di area bangker.

Kegiatan kali ini diikuti oleh Bujang Gunawan, Jamal, dan Riyan yang secara bersama-sama mengolah bahan dasar kacang kedelai menjadi tempe.

Proses dimulai dari kacang kedelai yang telah direndam semalaman, kemudian dikeringkan selama 15 menit dan dibersihkan. Setelah bersih, kacang tersebut dicampur dengan ragi tempe, tepung tempe, tepung beras, serta tepung tapioka.

Setelah semua bahan tercampur rata, adonan tempe kemudian dimasukkan ke dalam plastik berukuran 17×16 cm. Plastik tersebut selanjutnya ditusuk-tusuk untuk memberi ruang udara agar proses fermentasi berjalan dengan baik.

Kalapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga mendukung program produktivitas di dalam lapas.

“Pembuatan tempe ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang konkret. WBP mendapatkan keterampilan yang bisa mereka manfaatkan setelah bebas nanti. Kegiatan ini juga selaras dengan akselerasi program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam menciptakan WBP yang produktif,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Giatja Lapas Banjarmasin, Hazairin, menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus dikembangkan agar memberikan manfaat lebih besar.

“Kami berusaha membekali WBP dengan keterampilan wirausaha sederhana seperti pembuatan tempe. Harapannya, setelah bebas mereka bisa membuka peluang usaha sendiri dan menjadi pribadi yang lebih mandiri,” tuturnya.

Salah satu WBP mengungkapkan rasa senangnya bisa mengikuti kegiatan ini.

“Saya senang ikut membuat tempe karena bisa belajar langsung dari prosesnya. Mudah-mudahan setelah bebas nanti, ilmu ini bisa saya manfaatkan untuk usaha kecil-kecilan,” ucapnya penuh semangat.

Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Banjarmasin berharap para WBP tidak hanya mengisi waktu dengan kegiatan bermanfaat, tetapi juga mendapatkan bekal keterampilan nyata untuk mendukung kehidupan mereka setelah kembali ke masyarakat. (Humas Lapas Banjarmasin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *