Berita

Kalapas Narkotika Karang Intan Apresiasi Hasil Panen Kangkung Warga Binaan

×

Kalapas Narkotika Karang Intan Apresiasi Hasil Panen Kangkung Warga Binaan

Sebarkan artikel ini

Karang Intan, Kabarmetro.co

Semangat pembinaan kemandirian terus membuahkan hasil positif di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Pada Senin (16/03/2026), warga binaan kembali berhasil melakukan panen kangkung dengan hasil yang membanggakan, yakni sebanyak 70 kilogram.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang berfokus pada sektor pertanian. Selain sebagai sarana produktivitas, program ini juga menjadi wadah bagi warga binaan untuk belajar keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di dalam lapas mampu menghasilkan hal positif dan bernilai ekonomis.

“Kami terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya membentuk karakter, tetapi juga memberikan keterampilan nyata. Panen kangkung ini adalah bukti bahwa warga binaan mampu berkarya dan produktif meskipun berada di dalam lapas,” ujar Yugo.

Senada dengan itu, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Indra Wahyudi, menambahkan bahwa hasil panen ini juga menjadi motivasi bagi warga binaan lainnya untuk ikut aktif dalam kegiatan pembinaan.

“Mereka tidak hanya belajar bertani, tetapi juga memahami proses kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab. Ini menjadi nilai penting dalam proses pembinaan,” jelas Indra.

Salah satu warga binaan, Dayat, mengungkapkan rasa bangganya bisa terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Ia merasa kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dan harapan baru untuk masa depannya.

“Awalnya saya tidak tahu cara menanam, tapi di sini saya diajarkan dari awal sampai panen. Rasanya bangga sekali melihat hasilnya. Semoga nanti setelah bebas, saya bisa memanfaatkan ilmu ini untuk kehidupan yang lebih baik,” ungkap Dayat.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, Lapas Narkotika Karang Intan tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga ruang bagi warga binaan untuk tumbuh, belajar, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih mandiri dan produktif di tengah masyarakat. (ism)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *