News

Kecamatan Pondok Aren Tetapkan Peta Jalan Baru Penanganan Sampah Bersama KLH

×

Kecamatan Pondok Aren Tetapkan Peta Jalan Baru Penanganan Sampah Bersama KLH

Sebarkan artikel ini

Tangsel-Kabarmetro. co

 

Kecamatan Pondok Aren mengambil langkah strategis dalam menangani persoalan sampah melalui rapat koordinasi lintas sektor bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, para lurah, serta Seksi Pemberdayaan Masyarakat (PM) Kecamatan. Rapat tersebut digelar pada Selasa (14/1/2026) di Aula Kantor Kecamatan Pondok Aren.

Rapat koordinasi ini menghasilkan kesepakatan penting berupa peta jalan (roadmap) baru penanganan sampah yang berorientasi pada aksi nyata dan berkelanjutan. Tidak sekadar forum diskusi, pertemuan tersebut menetapkan sejumlah langkah konkret untuk memperkuat tata kelola sampah di tingkat kelurahan.

Adapun hasil kesepakatan rapat meliputi pembentukan Person In Charge (PIC) khusus di setiap kelurahan sebagai penanggung jawab utama pengelolaan sampah di wilayah masing-masing. Selain itu, KLH akan menerjunkan pendamping ahli ke setiap kelurahan guna memastikan pengelolaan sampah berjalan sesuai standar nasional.

Sebagai bentuk pengawasan berkelanjutan, monitoring dan evaluasi (monev) akan dilaksanakan secara rutin setiap dua minggu sekali. Monev ini bertujuan memastikan seluruh program berjalan konsisten serta kendala di lapangan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan. Rapat juga menyepakati perlunya peninjauan lapangan secara langsung ke lokasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di wilayah Pondok Aren untuk memastikan infrastruktur berfungsi optimal.

Camat Pondok Aren, Hendra, S.H., M.Si., dalam arahannya menegaskan bahwa penanganan sampah kini menjadi prioritas utama jajaran kecamatan dan kelurahan.

“Penanganan sampah bukan lagi sekadar tugas rutin, melainkan prioritas utama kita. Dengan adanya PIC di setiap kelurahan dan pendampingan dari kementerian, saya minta seluruh lurah bergerak lebih progresif. Jangan ada lagi ego sektoral; semua harus bersinergi,” tegas Hendra.

Ia menambahkan, monitoring yang dilakukan setiap dua minggu merupakan instrumen penting untuk memastikan setiap permasalahan di lapangan segera mendapat solusi konkret. “Kita ingin TPS3R benar-benar menjadi solusi hulu yang efektif bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui langkah terstruktur dan kolaborasi lintas sektor ini, Kecamatan Pondok Aren optimistis dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, nyaman, dan sehat bagi seluruh warganya.

( okta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *