Tangsel-Kabarmetro.co
Upaya pengelolaan sampah yang efektif harus dimulai dari kesadaran setiap individu untuk memilah sampah sejak dari rumah. Langkah sederhana tersebut dinilai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Camat Pamulang, H. Mukroni, menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, yakni sampah organik, anorganik, dan bahan berbahaya dan beracun (B3). Menurutnya, pemilahan yang tepat akan mempermudah proses pengelolaan sekaligus mencegah pencemaran lingkungan.
“Pengolahan sampah yang baik dimulai dari kesadaran setiap orang untuk memilah sampah sejak dari rumah. Pisahkan sampah organik, anorganik, dan B3 agar mudah dikelola serta tidak mencemari lingkungan,” ujar H. Mukroni.
Ia menjelaskan, sampah organik seperti sisa makanan dan daun kering dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanaman. Sementara itu, sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan logam dapat didaur ulang atau disalurkan melalui bank sampah untuk memiliki nilai ekonomis. Adapun sampah B3 memerlukan penanganan khusus agar tidak membahayakan kesehatan dan lingkungan.
Lebih lanjut, H. Mukroni mengajak masyarakat untuk menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam kehidupan sehari-hari. Reduce berarti mengurangi penggunaan barang sekali pakai, Reuse memanfaatkan kembali barang yang masih layak pakai, dan Recycle mendaur ulang sampah menjadi produk baru yang bernilai guna.
“Dengan menerapkan prinsip 3R, kita dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, menjaga kebersihan lingkungan, serta menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan bagi semua,” tambahnya.
Pemerintah Kecamatan Pamulang pun terus mendorong kolaborasi antara masyarakat, RT/RW, serta komunitas lingkungan dalam memperkuat budaya peduli sampah. Diharapkan, kesadaran kolektif ini mampu menjadi gerakan bersama demi mewujudkan Pamulang yang lebih bersih dan ramah lingkungan.( Okta)














