Tangsel-KabarMetro.co
Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTsN 1 Kota Tangerang Selatan menggelar kegiatan Peragaan Praktik Manasik Haji pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Al Mahmudah Manasik Training Centre (AMTC) Lubana Sengkol, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan.
Kegiatan peragaan praktik manasik haji tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Selatan, H. Ahmad Rifaudin. Turut hadir dalam kegiatan ini Pengawas Tepuri Ali, Ketua KKM MTsN 1 Tangsel Ade Zaenudin, serta jajaran pengurus KKM dan para pendamping dari masing-masing madrasah.
Sebanyak 684 siswa dari 42 Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kota Tangerang Selatan mengikuti kegiatan ini. Para peserta dibagi ke dalam empat kelompok terbang (kloter) guna memudahkan pelaksanaan praktik dan pendampingan selama simulasi manasik haji berlangsung.
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kota Tangerang Selatan H. Ahmad Rifaudin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa praktik manasik haji merupakan bagian penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya dalam memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada peserta didik tentang rukun dan tata cara ibadah haji.
“Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan ini para siswa setidaknya telah memiliki bekal pengetahuan dan pengalaman awal mengenai pelaksanaan ibadah haji. Ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga, tidak hanya secara teori, tetapi juga praktik langsung,” ujar Ahmad Rifaudin.
Sementara itu, Ketua KKM MTsN 1 Tangsel, Ade Zaenudin, juga mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme dan partisipasi seluruh peserta serta dukungan dari berbagai pihak. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud komitmen KKM dalam meningkatkan kualitas pembelajaran keagamaan di lingkungan madrasah.
“Kami bersyukur kegiatan peragaan praktik manasik haji ini dapat terlaksana dengan baik dan diikuti oleh ratusan siswa dari seluruh MTs se-Kota Tangerang Selatan. Semoga kegiatan ini dapat menanamkan pemahaman yang kuat serta menumbuhkan kecintaan siswa terhadap ibadah haji sejak dini,” kata Ade Zaenudin.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami tahapan ibadah haji secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai disiplin, kebersamaan, dan ketertiban yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan ibadah haji.
( Okta)












