Tangerang-Kabarmetro. co
Pemerintah menurunkan anggaran untuk pembangunan struktur dan infrastruktur untuk membantu memudahkan akses jalan untuk masyarakat sebagai pengguna jalan dalam aktivitas sehari-hari untuk mencari nafkah buat keluarganya
Namun di sisi lain anggaran pembangunan jalan tersebut banyak di salahgunakan oleh oknum entah dari golongan pribadi maupun kelompok yang selalu berusaha memanfaatkan anggaran tersebut untuk memenuhi ambisi dalam mengejar keuntungan yang banyak
Seperti halnya dengan proyek paving block yang berada di wilayah Desa Gandaria Rt 001/001 Kp Klebet Kecamatan Mekar baru, Kab Tangerang Banten yang sedang berjalan minggu ini, dalam pengerjaannya proyek tersebut tidak adanya pembongkaran paving lama dan langsung di timpa paving baru, tidak menggunakan agregat/batu split pada umumnya, juga tidak adanya penggunaan stemper atau pemadatan akan tetapi langsung di tabur pasir dan langsung di pasang paving baru.
Sehingga hal tersebut terkesan mengurangi/meminimalisir pengeluaran biaya matrial, di tambah dengan pemasangan paving block yang rusak/gompal pun masih di paksakan di pasang, bahkan para pekerja juga tidak ada yang memakai APD serta tidak adanya Papan Informasi Publik ( PIP) di sekitar lokasi kegiatan
Kartusi sebagai Kabidkam dari DPP Perkumpulan Trisula Bakti Nusantara mengatakan, ” Ini proyek asal jadi sepertinya pemborong hanya menginginkan keuntungan yang besar karena banyak sekali kecurangan yang di lakukan untuk mendapatkan untung karena ini proyek yang pertama paving lama tidak di bongkar, kedua tidak pake agregat/batu split, ketiga tidak ada papan informasi publik untuk memudahkan masyarakat mengetahui proyek tersebut darimana dan berapa anggarannya, keempat pekerja tidak memakai APD, kelima paving yang yang rusak tetap di pasang, ” Ujar Kartusi
Dengan banyaknya pelanggaran tersebut seakan pemborong hanya ingin pekerjaan itu beres dan di bayar tanpa mempedulikan hasil dan kualitasnya. ” Tutup Kartusi.
(Rin)