Tangsel-Kabarmetro.co
SMAN 4 Kota Tangerang Selatan hingga kini masih menghadapi persoalan banjir yang menggenangi halaman sekolah bahkan merambah ke sejumlah ruang kelas. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) serta menimbulkan kekhawatiran akan dampak kesehatan bagi warga sekolah.
Genangan air yang kerap terjadi saat hujan tidak hanya menghambat proses pembelajaran, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai penyakit akibat lingkungan yang lembap dan tidak higienis. Pihak sekolah pun telah berupaya menyampaikan keluhan tersebut kepada pemerintah setempat, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Kontruksi (SDABMBK) Kota Tangerang Selatan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas SDABMBK Kota Tangsel diketahui telah melakukan survei lokasi dengan melibatkan konsultan beberapa minggu lalu. Namun demikian, hingga saat ini belum terlihat adanya tindakan atau eksekusi nyata untuk penanganan banjir di lingkungan sekolah tersebut.
Kepala SMAN 4 Kota Tangerang Selatan, Drs. Usman, saat dikonfirmasi kabarmetro.co pada Rabu, 4 Februari 2026, berharap adanya tindak lanjut konkret dari pihak terkait agar permasalahan banjir segera teratasi.
“Kami sangat berharap ada eksekusi atau penanganan nyata, supaya setiap kali hujan turun sekolah tidak lagi kebanjiran. Selain mengganggu KBM, kami juga khawatir dampak banjir ini dapat memicu timbulnya berbagai penyakit,” ujar Usman.
Ia juga mengungkapkan bahwa akibat banjir tersebut, sejumlah kegiatan sekolah terpaksa ditiadakan. Di antaranya adalah pelaksanaan upacara bendera serta beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Pihak sekolah berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat dan tepat agar lingkungan SMAN 4 Kota Tangerang Selatan kembali kondusif, aman, dan nyaman bagi proses pendidikan.
( 0kta)












