TNI/Polri

1.876 Personel Gabungan Layani Laga Persija Jakarta vs Persijap Jepara di GBK

×

1.876 Personel Gabungan Layani Laga Persija Jakarta vs Persijap Jepara di GBK

Sebarkan artikel ini

kabarmetro

Jakarta Pusat — Sebanyak 1.876 personel gabungan dikerahkan untuk memberikan pelayanan pada pertandingan BRI Super League 2025/2026 Matchday ke-16 antara Persija Jakarta melawan Persijap Jepara di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (3/1/2026).

Ribuan personel tersebut berasal dari unsur Polri, TNI, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Mereka disiagakan di dalam stadion hingga seluruh kawasan sekitar GBK guna memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Sebagai bagian dari kesiapan pelayanan, aparat gabungan menggelar Tactical Wall Game (TWG) dan Apel Pelayanan pada pukul 13.00 WIB di Pintu Kuning SUGBK.

Sementara itu, laga Persija Jakarta kontra Persijap Jepara dijadwalkan dimulai pada pukul 15.30 WIB.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Brigjen Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, TWG dan apel pelayanan merupakan langkah penting untuk menyamakan persepsi serta memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawabnya di lapangan.

“Kami melaksanakan TWG dan apel pelayanan sejak pukul 13.00 WIB agar seluruh personel benar-benar siap dan memahami perannya masing-masing.

Pelayanan kami lakukan secara humanis, santun, dan profesional, dengan mengedepankan keselamatan serta kenyamanan masyarakat dan para suporter. Seluruh personel juga tidak dibekali senjata api,” ujar Susatyo.

Kapolres menegaskan bahwa kehadiran aparat bukan semata untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan.

“Kami mengajak seluruh suporter untuk bersama-sama menjaga ketertiban, menjunjung tinggi sportivitas, serta menikmati pertandingan yang dimulai pukul 15.30 WIB hingga selesai dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh kegembiraan,” katanya.

Selain itu, Susatyo mengingatkan agar suporter tidak membawa barang-barang terlarang ke dalam stadion, seperti senjata tajam, flare, petasan, kembang api, minuman keras, serta bambu atau kayu yang digunakan sebagai tiang bendera.

“Kami melarang keras adanya barang-barang berbahaya di dalam stadion. Kami juga mengimbau suporter untuk menjaga fasilitas umum dan tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan, seperti copet dan jambret,” tegasnya.

Kapolres menambahkan, petugas akan bertindak tegas namun tetap profesional apabila menemukan pelanggaran di lapangan.

“Amankan barang-barang pribadi seperti ponsel, dompet, dan perhiasan. Apabila ada suporter yang bersikap anarkis atau membawa barang terlarang, kami akan mengambil tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang melintas di sekitar kawasan GBK, Senayan, Jakarta Pusat, untuk mencari jalur alternatif selama pertandingan berlangsung. Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Kami berharap adanya kerja sama dari seluruh pihak agar pertandingan ini dapat berjalan dengan lancar dan menjadi hiburan yang aman serta menyenangkan bagi semua,” pungkas Susatyo.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *