
TANGGAMUS_Proyek pengembangan jaringan dan distribusi serta sambungan rumah di bidang SPAM yang dikerjakan dan rampung pada tahun 2021 silam di pekon batu bedil kecamatan pulau panggung kabupaten tanggamus di nilai gagal dan sarat korupsi.
- Pasalnya proyek yang bertujuan meningkatkan cakupan layanan air minum yang bersih dan sehat kepada masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan mangkrak setelah PHO.

Terbengkalainya proyek yang menyerap anggaran APBD tahun anggaran 2021di kelola oleh dinas PUPR Tanggamus dengan pagu Rp. 1.400.000.000.00,- tentu menjadi sorotan masyarakat khususnya.
Kekecewaan pun tersirat dari beberapa komentar masyarakat saat di konfirmasi oleh awak media mengenai proyek terbengkalai setelah pembangunan di nyatakan selesai di tahun 2021 itu.
“Kami sebagai warga masyarakat tidak merasakan dampak dari proyek SPAM tersebut, air hanya mengalir pada saat uji coba saja saat itu, setelah itu tidak pernah beroperasi hingga saat ini” Ungkap warga.
Masyarakat pekon batu bedil berharap agar proyek yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan dapat beroperasi sesuai dengan pungsinya.
Dirangkum berdasarkan penelusuran tim awak media diduga kuat proyek pengembangan jaringan dan distribusi serta sambungan rumah di bidang SPAM hanya formalitas dan menjadi ajang korupsi oknum pengelola dan pelaksana pembangunan.
Tidak beroperasinya proyek yang bergerak di bidang SPAM serta tidak adanya perawatan yang menyebabkan terbengkalainya bangunan yang bernilai fantastis tersebut wajib di pertanyakan kepada pihak terkait dalam hal ini dinas PUPR kabupaten tanggamus.
Sampai dengan terbitnya pemberitaan belum didapatkan penjelasan resmi dari pihak pihak terkait dalam pembangunan proyek pengembangan jaringan dan distribusi serta sambungan rumah di bidang SPAM yang berlokasi di pekon batu bedil kecamatan pulau panggung.
Red.






