Berita

Bimwin Calon Pengantin KUA Pondok Aren Tekankan Kesiapan Mental dan Ketahanan Keluarga

×

Bimwin Calon Pengantin KUA Pondok Aren Tekankan Kesiapan Mental dan Ketahanan Keluarga

Sebarkan artikel ini

Tangsel-Kabarmetro.co

 

KUA Kecamatan Pondok Aren menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin di Masjid Az-Zahra Graha Bunga, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Selatan Ahmad Rifaudin, Kasi Bimas Islam M. Edi Suharsongko, Kepala KUA Pondok Aren Ahmad Phudolli, serta para narasumber dari kalangan profesional dan tenaga kesehatan.

 

Adapun narasumber yang hadir antara lain Direktur dan Trainer Soft Skill and People Development Rismawanniati serta fasilitator dari Puskesmas Jurangmangu, Wiwit Riyana. Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan menyeluruh kepada calon pengantin dalam menghadapi kehidupan berumah tangga.

 

Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Ahmad Rifaudin, dalam sambutannya menegaskan bahwa Bimwin merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga sejak sebelum pernikahan. Ia menekankan bahwa kesiapan menikah tidak hanya sebatas aspek administratif, melainkan juga mencakup kesiapan emosional, mental, dan ekonomi.

 

“Kesiapan berumah tangga tidak cukup administratif, tetapi harus mencakup kesiapan emosional, mental, dan ekonomi. Pernikahan bukan hanya tentang janji, melainkan menjaga komitmen dalam setiap fase kehidupan,” ujarnya.

 

Ia juga berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian materi secara optimal, sehingga mampu mengelola perbedaan, menghadapi berbagai tantangan, serta membangun komunikasi yang sehat dalam keluarga.

 

“Dengan kesiapan yang baik, kami optimis akan lahir keluarga sakinah, mawaddah, warahmah yang mampu melahirkan generasi sehat, kuat, dan terhindar dari stunting,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Tangsel, M. Edi Suharsongko, menegaskan bahwa Bimwin bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan proses pembekalan berkelanjutan bagi calon pengantin.

 

“Calon pengantin dibekali kesiapan emosi, kesehatan keluarga, hingga manajemen keuangan. Bahkan setelah menikah, Kemenag tetap hadir melalui pendampingan berkelanjutan,” ungkapnya.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon pengantin memiliki pemahaman yang komprehensif dalam membangun keluarga harmonis, serta mampu menciptakan ketahanan keluarga yang kuat sebagai fondasi masyarakat yang sehat dan sejahtera.

(Okta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *