Tangsel-Kabarmetro.co
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pelajar Indonesia di kancah internasional. Gianinna Caroline Dylene, siswi SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan, berhasil meraih medali emas sekaligus predikat Grand Award dalam ajang International Medical Science Olympiad (IMSO) 2025.
Kompetisi bergengsi di bidang kedokteran tersebut berlangsung secara daring pada 14 hingga 22 Maret 2025 dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Romania, Meksiko, Nepal, Thailand, Malaysia, dan Palestina. Dalam ajang ini, Gianinna tampil sebagai perwakilan dari Moscopic SMAN 2 Kota Tangerang Selatan dan sukses menjadi peraih nilai tertinggi atau absolute winner.
International Medical Science Olympiad (IMSO) merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh Indonesia Scientific Society (ISS) dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa, khususnya di bidang biologi dan ilmu kedokteran. Selain itu, ajang ini juga bertujuan menumbuhkan pola pikir kritis, ilmiah, serta kemampuan analisis dalam memecahkan berbagai permasalahan medis.
IMSO 2025 diselenggarakan melalui beberapa tahapan seleksi. Tahap awal berupa babak semifinal dilaksanakan secara daring pada 14 Maret 2025 dan diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai negara. Peserta yang lolos kemudian melanjutkan ke babak final pada 16 Maret 2025.
Selanjutnya, sebanyak 15 peserta terbaik dari babak final berhak melaju ke tahap grand final yang digelar pada 22 Maret 2025. Pada babak puncak ini, para peserta diuji melalui studi kasus medis yang harus diselesaikan dalam waktu satu jam, kemudian dipresentasikan di hadapan dewan juri.
Melalui kemampuan analisis yang kuat serta presentasi yang meyakinkan, Gianinna Caroline Dylene berhasil unggul dari para peserta lainnya. Dewan juri pun menetapkannya sebagai peraih medali emas sekaligus Grand Award, sebuah penghargaan tertinggi dalam kompetisi tersebut.
Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Kota Tangerang Selatan dan Indonesia di tingkat internasional. Keberhasilan Gianinna diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi di bidang ilmu pengetahuan, khususnya dalam dunia medis.
( Okta)













