Tangsel-Kabarmetro co
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pelajar asal Kota Tangerang Selatan. Gianinna Caroline Dyeline, siswi SMAN 2 Kelas- X Kota Tangerang Selatan, berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Padjadjaran Science Olympiad (PSO) 2024, sebuah kompetisi sains nasional yang diikuti pelajar tingkat SMP dan SMA dari seluruh Indonesia.
Padjadjaran Science Olympiad 2024 diselenggarakan pada 22 Juni 2024 sebagai bagian dari upaya mendorong minat dan prestasi pelajar di bidang ilmu pengetahuan. Ajang ini menjadi salah satu kompetisi akademik bergengsi yang mempertemukan peserta dari berbagai daerah untuk berkompetisi secara sehat dan profesional.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa Biologi (HIMBIO) Universitas Padjadjaran bersama Lembaga Prestasi Pelajar. Kompetisi dirancang sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan akademik, sekaligus meningkatkan daya saing di bidang sains di tingkat nasional.
Dalam pelaksanaannya, olimpiade ini menghadirkan berbagai kategori lomba yang menguji kemampuan peserta dalam bidang ilmu pengetahuan dengan standar kompetisi yang ketat. Selain menjadi sarana evaluasi kemampuan, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar, meningkatkan literasi sains, serta memperluas wawasan pelajar Indonesia.
Keberhasilan Gianinna Caroline Dyeline meraih medali perunggu menjadi bukti nyata kualitas dan daya saing pelajar Kota Tangerang Selatan di kancah nasional. Prestasi ini sekaligus diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri di bidang akademik.
Sebagai tuan rumah, Universitas Padjadjaran yang berdiri sejak 1957 di Bandung, Jawa Barat, dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia dengan reputasi akademik yang kuat. Komitmennya terhadap pengembangan pendidikan dan internasionalisasi menjadikan institusi ini aktif dalam mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global.
Melalui penyelenggaraan Padjadjaran Science Olympiad 2024, panitia berharap dapat menciptakan ruang kompetitif yang sehat serta menjaring bibit-bibit unggul di bidang sains. Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana strategis dalam membangun jejaring, kolaborasi, dan semangat inovasi di kalangan pelajar Indonesia.
Dengan partisipasi luas dari berbagai daerah, Padjadjaran Science Olympiad diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting dalam mencetak generasi muda yang berprestasi dan berdaya saing tinggi di masa depan.
( Okta)













