Tangsel-Kabarmetro.co
Gebyar Tradisi Betawi Kota Tangerang Selatan berlangsung meriah di Lapangan Bola Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang pelestarian budaya Betawi melalui beragam pertunjukan seni dan tradisi khas yang melibatkan para pelaku budaya serta masyarakat setempat.
Acara diawali dengan tradisi palang pintu yang dipimpin Camat Ciputat Timur Rastra Yudhatama bersama jajaran. Suasana semakin semarak dengan penampilan pencak silat, musik gambang kromong, hingga tradisi sundut petasan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. Turut hadir Camat Ciputat Timur Rastra Yudhatama beserta para lurah dan jajaran se-Kecamatan Ciputat Timur, Danramil Ciputat Mayor Inf. Tarsan, perwakilan Kapolsek Ciputat Timur Iptu Iwan, Ketua IPSI Kota Tangerang Selatan Delima Bungsu Andi, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sugeng, tokoh masyarakat Rempoa, serta para pelaku budaya Betawi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan bahwa budaya Betawi bukan sekadar kesenian, melainkan identitas dan akar sejarah masyarakat yang harus terus dijaga bersama.
“Budaya Betawi bukan hanya soal budaya, tetapi juga identitas, sejarah, dan kearifan lokal yang harus terus kita jaga bersama. Kota Tangerang Selatan memiliki keragaman budaya yang luar biasa dan budaya Betawi menjadi salah satu akar penting yang tumbuh dan hidup di tengah masyarakat,” ujar Benyamin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Budaya Betawi yang dinilai konsisten menjaga dan memperkenalkan budaya Betawi kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan budaya.
“Kegiatan Gebyar Tradisi Betawi ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi ruang silaturahmi, ruang edukasi, sekaligus ruang pelestarian budaya melalui kesenian, kuliner, pakaian adat, musik tradisional, hingga tradisi Betawi yang ditampilkan,” katanya.
Menurut Benyamin, Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan terus mendukung pelestarian budaya lokal agar tetap berkembang di tengah modernisasi.
“Kota yang maju bukan hanya kota yang modern infrastrukturnya, tetapi juga kota yang kuat karakter budayanya. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, lebih meriah, lebih kreatif, dan mampu menjadi daya tarik budaya serta wisata Kota Tangerang Selatan,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Ciputat Timur Rastra Yudhatama mengatakan tradisi budaya Betawi harus terus dijaga sebagai warisan leluhur di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.
“Tradisi lebaran dan budaya Betawi harus tetap dijaga agar generasi muda tidak kehilangan identitas budaya daerahnya sendiri,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Budaya Betawi (LBB) Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya nyata para pelaku budaya dalam melestarikan tradisi Betawi di Kota Tangerang Selatan.
Ia berharap pemerintah daerah hingga pemerintah pusat dapat terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap kegiatan pelestarian budaya, termasuk melalui dukungan program dan kegiatan bagi para pelaku seni budaya.
“Kami berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah maupun pusat terhadap para pelaku budaya agar kegiatan pelestarian tradisi Betawi dapat terus berjalan dan berkembang,” tuturnya.
Gebyar Tradisi Betawi di Rempoa mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Selain menjadi hiburan rakyat, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya Betawi sebagai warisan budaya yang harus terus dilestarikan.
( Okta)













