Karang Intan, Kabarmetro.co –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan melaksanakan kegiatan deteksi dini keamanan sebagai langkah pencegahan titik-titik rawan dan mitigasi risiko di area branggang luar tembok Lapas.
Kegiatan ini melibatkan Tim Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Tim Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), serta Aparat Penegak Hukum (APH) dari Koramil Karang Intan dan Polsek Karang Intan sebagai bentuk sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban lingkungan pemasyarakatan, Selasa (02/06/2026).
Deteksi dini ini merupakan strategi Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam memastikan keamanan internal tetap terjaga secara optimal. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh di sejumlah titik yang dinilai rawan, mulai dari area branggang, kondisi sarana dan prasarana yang membutuhkan perbaikan serta sejumlah area yang memiliki potensi kerawanan turut menjadi fokus dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Administrasi Kamtib), Maulana Kahfi Fikardin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat sistem pengamanan melalui pendekatan deteksi dini.
“Deteksi dini ini kami lakukan secara berkala untuk memastikan kondisi keamanan di lingkungan Lapas tetap dalam keadaan optimal. Setiap potensi kerawanan kami identifikasi sejak awal agar dapat segera ditindaklanjuti, sehingga situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga secara kondusif.” ujar Kahfi.
Sementara itu, anggota Koramil Karang Intan, Arifandi, menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci penting dalam menjaga keamanan wilayah.
“Kami dari TNI selalu siap bersinergi dengan pihak Lapas dalam upaya pencegahan gangguan keamanan. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga situasi tetap kondusif dan aman,” ungkap Arifandi.
Hal senada juga disampaikan anggota Polsek Karang Intan, Rendy, yang menekankan pentingnya koordinasi dalam langkah pencegahan sejak dini.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi yang baik dalam menjaga keamanan. Dengan adanya deteksi dini seperti ini, potensi gangguan dapat dicegah lebih awal sehingga situasi tetap terkendali,” ujar Rendy.
Kegiatan deteksi dini dan mitigasi risiko tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.
Melalui langkah ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem pengamanan berbasis pencegahan serta meningkatkan sinergi dengan TNI dan Polri demi menjaga stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan. (nta).














