Tangsel-Kabarmetro.co
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, membuka kegiatan tebar ikan dan mancing bersama bertajuk “Menebar Kebaikan” di Setu Bungur,Pondok- Ranji,Ciputat- Timur Minggu (7/6/2026). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat dalam menjaga ekosistem perairan.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 400 kilogram ikan konsumsi dari berbagai jenis ditebar ke perairan Setu Bungur. Ikan-ikan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat melalui kegiatan memancing yang berlangsung selama 24 jam. Ratusan warga tampak antusias mengikuti kegiatan yang dikemas dengan nuansa kebersamaan dan kepedulian lingkungan.
Benyamin Davnie mengapresiasi inisiatif keluarga almarhum Vidi Aldiano bersama tokoh masyarakat setempat yang telah menggagas kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan manfaat hiburan dan ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian danau atau setu yang berada di tengah kawasan permukiman.
“Sebanyak kurang lebih 400 kilogram ikan konsumsi telah ditebar hari ini. Masyarakat dapat menikmati manfaatnya secara langsung. Ini merupakan bentuk menebar kebaikan yang sangat luar biasa,” ujar Benyamin.
Pada kesempatan itu, Benyamin juga menyampaikan penghargaan kepada keluarga almarhum Vidi Aldiano yang terus melanjutkan semangat berbagi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan lingkungan.
“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi amal jariyah dan penerang kubur bagi almarhum Vidi Aldiano. Terima kasih kepada Pak Hari Kiss dan keluarga yang terus membersamai masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan lingkungan,” katanya.
Dalam acara tersebut, Benyamin menerima sebuah jas kenang-kenangan milik almarhum Vidi Aldiano yang semasa hidupnya kerap digunakan saat tampil di berbagai kesempatan.
“Saya mendapat kenang-kenangan berupa jas yang biasa dipakai almarhum saat tampil. Kebetulan ukurannya sangat pas. Mudah-mudahan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Benyamin menilai sosok Hari Kiss sebagai tokoh masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan kesejahteraan warga. Meski dikenal luas di tingkat nasional, ia tetap aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Selain tebar ikan dan mancing bersama, kegiatan juga diisi dengan penyebaran eko enzim, yaitu cairan hasil fermentasi organik yang dimanfaatkan untuk membantu memperbaiki kualitas air setu. Program tersebut diharapkan dapat mengurangi pencemaran sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem perairan.
Sementara itu, Camat Ciputat- Timur Rastra Yudhatama menegaskan bahwa penggunaan eko enzim merupakan langkah positif dalam mendukung pelestarian Setu Bungur yang berada di kawasan padat penduduk.
“Pelestarian dan menjaga ekosistem Setu Bungur dengan menggunakan eko enzim sangat baik karena lokasinya berada di lingkungan permukiman masyarakat. Dengan kualitas air yang terjaga, manfaat setu bagi warga akan semakin optimal,” ujarnya.
Rastra menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, komunitas lingkungan, dan warga menjadi faktor penting dalam menjaga fungsi Setu Bungur sebagai kawasan resapan air, habitat ikan, sekaligus ruang terbuka yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap program tebar ikan, mancing bersama, dan penyebaran eko enzim dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain menjaga kelestarian lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan warga.
Dengan sinergi seluruh elemen masyarakat, Setu Bungur diharapkan dapat menjadi contoh kawasan perairan perkotaan yang bersih, sehat, produktif, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Tangerang Selatan.
( Okta)














