Kabarmetro
Nino – Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Pos Nino Yonarhanud 2 Kostrad bersama Satgas Bais TNI berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal berupa 10 karung beras asal Timor Leste dengan total berat 200 kilogram di sekitar Patok Batas Nomor 37, Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Minggu (14/6/2026).
Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi yang diterima personel Pos Nino mengenai adanya aktivitas mencurigakan di wilayah perbatasan. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Pos Nino bersama Satgas Bais TNI segera melaksanakan patroli dan penyisiran di sekitar area Patok Batas Nomor 37.
Saat melaksanakan pengamatan, tim menemukan lima karung beras berukuran 20 kilogram yang disembunyikan di sekitar lokasi. Patroli kemudian dilanjutkan ke lokasi kedua yang berada di kawasan Sungai Oel Kabun. Di tempat tersebut, tim kembali menemukan lima karung beras berukuran 20 kilogram yang disembunyikan di bawah tumpukan ranting pepohonan.
Dengan demikian, total barang bukti yang berhasil diamankan berjumlah 10 karung beras dengan berat keseluruhan mencapai 200 kilogram yang diduga akan diselundupkan melalui jalur tidak resmi di wilayah perbatasan.
Komandan Pos Nino, Letda Arh Farius Septia Gandy, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi dan koordinasi yang baik antara Satgas Pamtas RI–RDTL dan Satgas Bais TNI dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan negara.
“Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi yang baik antara Satgas Pamtas dan Satgas Bais dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan. Kami akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan pada jalur-jalur tidak resmi guna mencegah berbagai aktivitas ilegal yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat,” ujarnya.
Keberhasilan penggagalan penyelundupan tersebut merupakan bagian dari upaya Satgas dalam menjaga kedaulatan negara serta mencegah masuknya barang-barang ilegal melalui jalur perbatasan. Selain itu, kegiatan ini menunjukkan komitmen Satgas dalam menciptakan wilayah perbatasan yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.
Melalui peningkatan patroli dan pengawasan secara berkelanjutan, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan serta menekan berbagai bentuk pelanggaran hukum di wilayah perbatasan negara. (Penkostrad).
Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Arm Asep Hendra Budiana, S.H., M.M.














