Berita

Perpustakaan Lapas Narkotika Karang Intan Jadi Sarana Warga Binaan Belajar dan Menambah Pengetahuan

×

Perpustakaan Lapas Narkotika Karang Intan Jadi Sarana Warga Binaan Belajar dan Menambah Pengetahuan

Sebarkan artikel ini

Karang Intan, Kabarmetro.co –

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan menghadirkan perpustakaan sebagai salah satu sarana pembinaan bagi warga binaan. Jumat (25/09/2026), Lapas mendorong warga binaan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan memilih dan membaca buku sesuai minat serta kebutuhan untuk menambah wawasan selama menjalani masa pembinaan.

Warga binaan mencari koleksi yang menarik perhatian mereka, mulai dari buku pengetahuan, keterampilan, hingga berbagai bacaan lainnya. Setelah menemukan buku yang sesuai, mereka membaca dengan tenang di ruang perpustakaan.

Kesempatan memilih bacaan memberi ruang kepada warga binaan untuk belajar sesuai ketertarikan masing-masing. Dari aktivitas tersebut, mereka dapat memperoleh informasi baru, melatih konsentrasi, serta membangun kebiasaan membaca yang mendukung proses pembinaan.

Petugas Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), Erpan Wijaya Kusuma, mendampingi sekaligus mengawasi kegiatan agar berjalan tertib. Ia juga memberikan arahan kepada warga binaan dalam memanfaatkan fasilitas perpustakaan sesuai ketentuan.

“Perpustakaan kami manfaatkan sebagai salah satu sarana pembinaan. Warga binaan dapat memilih bacaan sesuai minat dan kebutuhannya, sehingga waktu yang mereka miliki bisa digunakan untuk belajar dan memperoleh informasi yang bermanfaat. Kami mendampingi agar pemanfaatan perpustakaan berjalan tertib dan memberikan manfaat bagi mereka,” jelas Erpan.

Menurut Erpan, kebiasaan membaca dapat menjadi bagian dari proses pembinaan yang mendorong warga binaan untuk terus belajar. Pengetahuan yang diperoleh dari buku dapat membantu mereka mengembangkan minat dan memperluas wawasan.

Salah seorang warga binaan, HA, mengaku senang dapat memilih sendiri buku yang ingin dibacanya. Baginya, membaca memberikan kesempatan untuk mempelajari hal baru sekaligus mengisi waktu dengan aktivitas yang produktif.

“Saya senang bisa memilih buku yang sesuai dengan yang ingin saya pelajari. Dari membaca, saya bisa mendapatkan pengetahuan baru dan menggunakan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat,” ungkap HA.

Melalui perpustakaan, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus menyediakan sarana yang mendukung warga binaan untuk belajar secara mandiri. Pilihan bacaan yang dapat disesuaikan dengan minat dan kebutuhan membuat perpustakaan menjadi salah satu sarana pembinaan yang dapat dimanfaatkan selama menjalani masa pembinaan.

Kebiasaan membaca diharapkan terus berkembang menjadi aktivitas yang memberi manfaat, baik selama menjalani pembinaan maupun setelah warga binaan kembali ke tengah masyarakat. Wawasan yang diperoleh dari buku dapat membantu mereka terus belajar, mengembangkan minat, dan memanfaatkan waktu untuk hal-hal yang produktif. (nta).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *