Karang Intan, Kabarmetro.co –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan mengembangkan pembinaan kemandirian melalui Barbershop Laskarin. Warga binaan mempraktikkan keterampilan memangkas rambut dengan beragam model sekaligus melayani kebutuhan potong rambut, Jumat (25/09/2026).
Kegiatan di Barbershop Laskarin berlangsung di bengkel kerja dengan mengedepankan ketelitian dan pelayanan. Warga binaan menyesuaikan model potongan dengan permintaan pelanggan, menggunakan peralatan kerja secara tepat, serta menjaga kebersihan selama proses berlangsung.
Aktivitas tersebut juga melatih sejumlah sikap kerja, seperti disiplin, tanggung jawab, ketelitian, dan kemampuan berkomunikasi. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari pembinaan yang membantu warga binaan mengenal proses kerja secara langsung dan membangun kepercayaan diri dalam menjalankan tugas.
Operasional Barbershop Laskarin berada dalam pengawasan Seksi Kegiatan Kerja. Rahmat Fahroni memantau kegiatan sekaligus memberikan arahan agar setiap proses berjalan tertib, aman, menjaga kebersihan, dan memenuhi standar pelayanan.
Rahmat menjelaskan, praktik langsung memberi kesempatan kepada warga binaan untuk mengembangkan kemampuan memangkas rambut sekaligus memahami tanggung jawab dalam memberikan pelayanan.
“Kami memberikan ruang kepada warga binaan untuk belajar sekaligus mempraktikkan keterampilan memangkas rambut secara langsung. Mereka belajar memperhatikan hasil pekerjaan, menjaga kebersihan, dan memberikan pelayanan dengan baik. Kami mendampingi prosesnya agar kegiatan berjalan tertib dan keterampilan mereka terus berkembang,” jelas Rahmat.
Menurutnya, keterampilan memangkas rambut dapat menjadi salah satu kemampuan yang dikembangkan sebagai pekerjaan maupun usaha setelah warga binaan menyelesaikan masa pidana.
Salah seorang warga binaan, DA, yang mengikuti pembinaan kemandirian di Barbershop Laskarin, tengah melayani pelanggan dengan memangkas rambut. Ia mengaku mendapatkan pengalaman baru melalui praktik secara langsung.
“Saya senang bisa belajar memangkas rambut sambil langsung praktik. Dari sini saya belajar membuat potongan lebih rapi dan menyesuaikannya dengan keinginan pelanggan. Saya ingin terus belajar supaya keterampilan ini bisa saya gunakan ketika kembali ke masyarakat,” ungkap DA.
Melalui Barbershop Laskarin, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menghadirkan kegiatan kerja yang memadukan keterampilan teknis dan pengalaman pelayanan. Warga binaan tidak hanya memperoleh kesempatan mengembangkan kemampuan memangkas rambut, tetapi juga belajar menerapkan disiplin dan tanggung jawab dalam lingkungan kerja.
Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus mengembangkan pembinaan kemandirian melalui kegiatan kerja yang produktif dan memberikan pengalaman praktik. Barbershop Laskarin menjadi salah satu wadah untuk membantu warga binaan memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang kerja atau usaha secara mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat. (nta).














