Jakarta,kabarmetro.co,
Jakarta 31-7-2024 Polisi pamong praja Jakarta Utara beserta pol PP kecamatan Cilincing,di dampingi, kodim 0502 polres metro Jakarta Utara,dishub serta bimas Babinsa dan Brimob turut serta dari AL termasuk jajaran walikota yang mewakili, camat Cilincing, lurah Semper Timur, lurah Rorotan mengadakan apel bersama dalam rangka penertiban rumah penduduk yang terkena dampak proyek pembangunan rumah pompa green Cakung
Hadir dalam giat tersebut Kasatpol Jakarta Utara Muhamadong, kasie tibum Indra , Purnama kasiop juga camat yang di wakili oleh Bu Tien kepala kasie,kanit intelkam beserta jajarannya, manpol kecamatan Cilincing dan jajaran nya seluruh stechkolder se Jakarta Utara, adapun penertiban di pimpin langsung oleh orang nomor satu di pol PP kota administrasi Jakarta Utara
Muhamadong menegaskan bahwa sesuai dengan surat yang di keluarkan oleh walikota Jakarta Utara bahwa rumah warga masyarakat yang terdampak proyek rumah pompa KBN jakarta Utara,harus di eksekusi,atas dasar ini lah kami menjalankan perintah untuk melakukan penertiban tuturnya
Yopri Silitonga menyampaikan bahwa kami melakukan penertiban sudah sesuai dengan SOP, yaitu melakukan komunikasi dengan warga masyarakat yang di dampingi oleh kuasa hukum nya, intinya kami melakukan dengan cara dinamis juga memanusiakan manusia sesuai arahan pimpinan tukasnya
Kepala kasie kecamatan Cilincing ibu Tien mengatakan bahwa sesuai arahan pimpinan yaitu (camat) Bahwa hari batas akhir surat peringatan maka nya turun surat eksekusi, artinya sudah sesuai dengan prosedur,dan kami sudah melakukan dialog dengan warga yang terdampak,dan pendekatan secara humanis,ini sesuai dengan moto Pemprov DKJ kemanusiaan warganya lugasnya
Dodi Dirut PT Nindya karya menyampaikan bahwa kami selaku pelaksana proyek yang di tunjuk oleh Pemprov DKJ jakarta, sudah berupaya untuk menjalin komunikasi dengan semua warga yang rumahnya terdampak, dengan pendekatan yang dinamis, menampung semua aspirasi masyarakat, agar tidak menyakiti hati mereka,demi lancarnya proyek pembangunan rumah pompa air KBN jakarta Utara imbuhnya
Supriadi selaku kuasa hukum mengungkapkan bahwa segala tuntutan warga masyarakat yang terdampak proyek di dengar dan di penuhi itu saja, Karena harapannya mendapatkan tempat tinggal yang lebih baik dan layak pungkasnya
(Red)
Tinggalkan Balasan